‘Lembayung di Sepikul’, Panggung Kebangkitan Seni Budaya Pakusari

165

Bupati Jember, dr. Faida MMR, menyatakan pergelaran seni budaya ‘Lembayung di Sepikul’, Sabtu (22/2) malam, menjadi panggung sejarah kebangkitan seni budaya Gunung Sepikul di Kecamatan Pakusari.

“Panggung hari ini adalah panggung sejarah kebangkitan seni budaya Gunung Sepikul Pakusari,” kata bupati. Bupati juga menyebut pergelaran itu menjadi wujud nyata gerakan Dewan Kesenian Jember (DKJ) dengan pihak desa di Kabupaten Jember.

Setiap desa, kata dia, memiliki potensi masing-masing. Desa Pakusari pun mempunyai potensi Gunung Sepikul, sebuah area yang eksotik. Bupati menyatakan senang dengan seni budaya, dan senang dengan desa-desa yang menggerakkan seni budaya.

Bupati juga senang dengan seni budaya yang diawali dengan kemandirian. Sebab, dari kemandirian itu akan tumbuh semangat untuk berjuang.

Dari kemandirian itu, tidak menutup kemungkinan akan bersinergi dengan Pemkab Jember. “Maka, tunjukkan prestasi, tunjukkan kinerja, dan masyarakat yang akan menilai,” tuturnya.

Baca Juga  Bubarkan Arisan, Kapolsek Kaliwates Diapresiasi Bupati Faida

Di bawah guyuran hujan, acara tetap berlangsung. Pertunjukan pun tetap berkualitas. “Hujan hanya air tetapi semangat seni budaya mengalir di antara kita semuanya,” kata bupati.

Bupati Faida saat diarak menuju lokasi (foto atas) dan salah satu penampilan peserta.

Ketua DKJ, Dr Eko Suwargono MHum, menyatakan, DKJ bersama Pemkab Jember dan masyarakat berkomitmen merealisasikan program pemerintah, yaitu kota mandiri dan kota wisata berbudaya.

“Pembangunan kebudayaan untuk mewujudkan Jember mandiri, Jember wisata berbudaya harus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Pagelaran budaya yang diprakarsai oleh Dewan Kesenian Jember bersama Pemerintah Desa Pakusari dan masyarakat ini untuk memberikan apresiasi kepada wilayah yang ikonik yaitu Gunung Sepikul yang ada di Pakusari.

“Gunung Sepikul merupakan salah satu fenomena alam yang memberikan filosofi, bahwa keseimbangan merupakan sesuatu yang sangat berharga,” tuturnya. (*)