Anggaran KKBPK Perwakilan BKKBN Jatim Tahun 2020 Naik

155

Anggaran Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2020 di lingkungan Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 415 miliar. Anggaran ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 405 miliar.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Yenrizal Makmur saat menyerahkan SK Pengelola Anggaran DIPA, AJK, dan juknis pelaksanaan anggaran program (KKBPK) tahun 2020 di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jumat (27/12/2019), di ruang Lestari kantor Perwakilan BKKBN Jatim.

Yenrizal mengatakan, anggaran yang diterima Perwakilan BKKBN Jatim tersebut naik sedikit dari tahun 2019. Pada tahun 2019 realisasi anggaran mencapai 96,57 persen. Menurutnya, ini merupakan bukti komitmen dan dukungan bersama yang kuat dari seluruh komponen.

“Para pengelola anggaran dan kegiatan adalah sebuah amanah dan tanggung jawab. Untuk itu harus didorong oleh komitmen, moralitas yang tinggi, memiliki disiplin, dan etos kerja yang baik dengan memahami posisi, peran, serta tugas masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga  Penguatan Peran IMP, BKKBN Jatim Gelar Temu Kader

Selain komitmen dan kerjasama yang kuat, dalam pengelolaan dan pelaksanaan anggaran diperlukan koordinasi yang intensif dengan mitra terkait, di antaranya dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surabaya I dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya.

Sementara itu, Kepala KPPN Surabaya I Faradiba Arbi menyampaikan bahwa setiap pengelolaan dan pelaksanaan keuangan negara harus memperhatikan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dengan lebih cermat.

Menurutnya, satker-satker diminta lebih tertib dalam menyampaikan data, pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) tepat waktu dan penyelesaian tagihan sesuai ketentuan yang berlaku, karena di KPPN telah berjalan sistematis dengan menggunakan aplikasi. (uul)