Arumi Emil Dardak Hadiri Rakornas PKK 2019

51
Arumi Emil Dardak saat mengikuti Rakornas PKK 2019 di Jakarta, 26-28 Februari 2019. Foto: dok. pribadi

Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Arumi Emil Dardak menghadiri rapat koordinasi nasional TP PKK tahun 2019 di Ballroom Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (26/2). Acara yang dihadiri ketua dan anggota TP PKK provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia serta Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) provinsi itu digelar selama tiga hari, 26 sampai 28 Februari 2019.

Ketua TP PKK Prov Jatim Arumi Emil Dardak (kanan) bersama Ketua TP PKK Prov Jabar Atalia Praratya saat menghadiri Rakornas PKK 2019. foto: dok. pribadi

Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo hadir untuk membuka acara yang mengusung tema mengenai peranan TP PKK dalam penanganan stunting melalui 10 program pokok PKK. Dalam sambutannya, Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi penyelenggaraan Rakornas PKK. Pihaknya berharap, penyelenggaraan Rakornas dapat meningkatkan kinerja seluruh pengurus PKK baik dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten hingga ke tingkat pemerintahan desa.

Terkait dengan pelaksanaan pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang, Tjahjo mengimbau kader-kader PKK untuk ikut menyosialisasikan dan menggerakkan masyarakat pemilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sosialisasikan kepada masyarakat jangan golput! Ajak masyarakat untuk hadir di TPS menggunakan hak pilihnya!,” katanya.

Tjahjo menambahkan, masyarakat pemilih perlu didorong untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya karena tingkat partisipasi politik masyarakat akan menentukan suksesnya sebuah pesta demokrasi. Dia mengakui tidak mudah bagi pemilih untuk menggunakan hak suaranya, apalagi dengan sistem Pemilu serentak, ada lima lembar surat suara yang harus dicoblos.

“Kalau ibu-ibu atau bapak-bapak yang umurnya  di atas 50 tahun tentu ini akan butuh waktu lebih dari 11 menit.  Kalau memilih capres dan cawapres gampang, tapi memilih anggota DPR dan DPRD memerlukan waktu karena fotonya tidak  ada, ada namanya saja,” ungkap Tjahjo.

Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua Umum TP PKK saat Rakornas PKK 2019. foto: Kemendagri

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo menyatakan, keterlibatan antara Pokja menjadi bagian yang sangat krusial untuk saling bersinergi dalam pencapaian PKK. Dengan adanya sinergi, maka tidak akan terjadi dominasi Pokja yang mengakibatkan konflik internal.

“Di sinilah diperlukan koordinasi untuk mendapatkan solusi yang tepat dan disepakati bersama, sebagai arah kebijakan khususnya untuk mendukung percepatan penanganan stunting,” ujar istri Mendagri Tjahjo Kumolo itu. (uul, dbs)