Bakorwil III Jatim Fasilitasi Pertemuan Kerukunan Umat Beragama

384
Kepala Bakorwil III Provinsi Jatim di Malang Benny Sampir Wanto bersama FKUB.

Kerukunan umat beragama merupakan salah satu hal yang harus terus dijalin untuk menjaga kesatuan dan kedamaian NKRI. Hari ini, Senin (5/8), Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pemerintahan dan Pembangunan III Prov. Jatim di Malang memfasilitasi pemantapan kerukunan umat beragama di wilayah kerja III melalui penyelenggaraan silaturahmi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di Bakorwil III antara FKUB Prov. Jatim dengan FKUB dan instansi terkait.

Acara yang dilaksanakan di ruang Arjuno, Kantor Bakorwil III Prov. Jatim di Jl. Simpang Ijen No. 2 Kota Malang ini diikuti perwakilan FKUB dari kabupaten/kota yang berada di wilayah kerja III. Yakni, Surabaya, Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Malang Raya.

Dalam sambutannya, Kepala Bakorwil III Prov. Jatim di Malang Benny Sampir Wanto mengatakan, permohonan FKUB Prov. Jatim agar Bakorwil III memfasilitasi penyelenggaraan pertemuan sebagai langkah tepat.

Baca Juga  Budidaya Jamur dan Probio Penggemukan Sapi Jadi Atensi Cabup Ipong

“Bakorwil merupakan kepanjangan tangan Gubernur di daerah, dengan tugas antara lain melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan di wilayah kerja,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Jatim ini.

Kecuali itu, Bakorwil juga berperan memfasilitasi pengembangan potensi kabupaten/kota di wilayah kerjanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Prov. Jatim Sofwan mengatakan kerukunan antar umat beragama di Jatim selama ini berjalan dengan baik. Salah satu buktinya adalah amannya penyelenggaraan pilpres dan pileg beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, lanjut mantan Asisten Kesejahteraan Masyarakat Prov. Jatim ini, banyak provinsi lain juga belajar kerukunan antar umat beragama di Jatim. “Beberapa provinsi yang studi kerukunan umat beragama di Jatim antara lain Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Jatim yang Sembuh Bertambah Jadi 40 Orang

Dia menambahkan, pemantapan kerukunan umat beragama di wilayah kerja III kali ini terutama melalui jalinan komunikasi dua arah antar para pemangku kepentingan kerukunan beragama. Caranya antara lain dengan menginformasikan berbagai hal positif seperti sosialisasi kearifan lokal, pemberian petunjuk teknis, fasilitasi dalam pendirian rumah ibadah, serta pendidikan multi kulturalisme. Juga, pembentukan dan pengembangan “desa model” kerukunan umat beragama di wilayah kerja III yang sekaligus sebagai destinasi wisata.

“Wayang kulit sebagai budaya luhung dan dan pengajian-pengajian yang mengajarkan moderatisme, juga merupakan hal positif untuk dikembangkan umat beragama,” pungkasnya.

Beberapa jajaran pengurus FKUB Prov. Jatim yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya adalah Najib Hamid dan Kasno Sudaryanto mewakili agama Islam, Ketut Budiarta dari agama Hindu, serta Ongki Setiawan dari agama Konghucu. Sementara dari wilayah kerja III, antara lain para pengurus FKUB, Kepala Kesbangpol, dan Kepala Kantor Kementerian Agama. (via, *)