Baksos Kesehatan dan KB Ramaikan Pencanangan PKK-KKBPK-Kesehatan Kota Surabaya

118

TP PKK Kota Surabaya mengadakan pencanangan kesatuan gerak PKK-KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga)-Kesehatan, Selasa (24/9/2019). Acara yang dilangsungkan di halaman Panti Keterampilan TP PKK Kota Surabaya Tambaksari itu dihadiri sekitar 600 orang kader PKK se-Surabaya dan masyarakat dari tiga kecamatan, Kec. Tambaksari, Simokerto, dan Genteng.

Dalam acara yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Surabaya, Kepala DP5A (Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak) serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya itu juga diramaikan dengan berbagai kegiatan. Di antaranya adalah talkshow kesehatan ibu dan anak, bakti sosial kesehatan, pelayanan KB, bazaar UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan kegiatan mendongeng dari Badan Perpustakaan Kota Surabaya.

Talkshow kesehatan ibu dan anak dalam pencanangan kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan Kota Surabaya.

Siti Nuriya Zam Zam Sigit, Ketua TP PKK Kota Surabaya mengatakan, pencanangan ini dilaksanakan untuk menandai dimulainya rangkaian kegiatan kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tahun 2019.

“Pelaksana kegiatan ini adalah TP PKK, DP5A, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Kami juga didukung Dispenduk Capil, Barpus, Dinas Kominfo, DKPP, DKRTH, dan Bagian Perlengkapan dan Umum. Karena ini namanya kesatuan gerak, jadi semua instansi juga ikut bergerak,” jelas perempuan yang akrab disapa Bu Sigit itu.

Dia menjelaskan, usai pencanangan, pihaknya akan mengadakan lomba kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat kota. Laporan dari 31 kecamatan disetorkan pada awal November. Sedangkan penilaian lapangan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan November.

“Nanti kami akan memilih tiga kecamatan terbaik. Hadiahnya lumayan. Juara pertama Rp 10 juta, juara dua Rp 5 juta, dan juara tiga Rp 3 juta,” ujarnya.

Ditemui usai acara, Bu Sigit mengungkapkan kebahagiaannya karena acara pencanangan PKK-KKBPK-Kesehatan berjalan lancar dan diminati masyarakat. Dia menuturkan, dalam kegiatan tersebut ada 134 orang yang mengikuti baksos kesehatan. Masyarakat juga antusias mengikuti pelayanan KB. Tercatat ada 5 orang  melakukan MOP (Metode Operasi Pria), 9 orang memasang implan, dan 20 orang memasang IUD.

“Untuk pelayanan KB diikuti masyarakat Kec. Simokerto, sedangkan baksos kesehatan diikuti masyarakat Kec. Tambaksari, Simokerto, dan Genteng. (uul)