Baksos Peduli Terdampak Corona Sukses, ASPG ’83 Bidik Baksos Ramadhan

319

Bakti sosial (Baksos) yang digelar Alumni SPGN Nganjuk Tahun 1983, Kamis (23/4) siang, berlangsung lancar dan sukses. Respons dan tanggapan masyarakat penerima pun sangat bagus dan positif.

Koordinator Pelaksana, Sutrisno Osis, mengatakan, bangga dan ikut merasakan betapa warga masyarakat yang kurang beruntung sangat perlu bantuan. Sebagian besar di antara mereka bahkan berbinar-binar ketika menerima paket bantuan sembako maupun berupa uang tunai.

Antre di wilayah Gondang-Rejoso (foto atas) dan para alumnus yang siap ke lapangan di wilayah Tanjunganom dan sekitarnya

Rata-rata yang menerima adalah warga kurang mampu atau kurang beruntung dan ada pula yang dalam kondisi menderita sakit. Apalagi badai wabah virus corona atau Covid-19 seolah-olah memperdalam kesengsaraan mereka.

“Ini benar-benar momentum yang sangat tepat. Kami berterima kasih pada rekan-rekan alumni SPGN Nganjuk Tahun1983 yang memiliki kepedulian tinggi pada sesama. Ke depan pasti ada lagi yang bisa kita lakukan demi rasa kemanusiaan seperti ini,” ujar Sutrisno, yang juga mantan Ketua OSIS SPGN Nganjuk.

Baca Juga  Pakde Karwo Raih Penghargaan INA Entrepreneur Award 2018
Pemberian paket sembako kepada warga oleh Bayan Abdul Kholiq (kiri) didampingi Asmadi.

Ia menambahkan, dana untuk kegiatan amal bakti sosial ini murni dari iuran para alumnus. Dari pengumpulan dana yang mereka lakukan akhirnya bisa terwujud menjadi 220 paket dengan nilai tiap paket berisi beras, mi instan, minyak goreng dan masker. “Tak hanya paket sembako, kami juga membagikan uang tunai dalam 40 amplop,” lanjutnya.

Bayan ASPG, Abd Kholiq, menambahkan, apa yang dilakukan ASPG 1983 ini mungkin tak bernilai apa-apa, namun upaya dan kepedulian itulah yang sangat penting. “Kami juga memberikan sumbangan yang istilahnya andum rejeki untuk saudara-saudara kita ASPG’83 sebanyak 6 org berupa uang tunai,” kata Kholiq.

Mejeng bersama penerima bantuan untuk kawasan Loceret dan Pace

Dari penggalangan dana murni sumbangan para alumnus setidaknya akan ada tindak lanjut setelah baksos peduli terdampak Covid-19. “Bisa saja ada baksos yang lain, apalagi saat ini hendak memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Eko Mustiono, ASPG ’83 asal Lengkong, menambahkan.

Baca Juga  Pakde Karwo Akui, Sepuluh Tahun Dikelilingi Orang-Orang Hebat

Dalam pelaksanaan baksos kali ini ada lima kelompok yang bergerak menyasar kaum kurang beruntung, masing-masing kelompok I meliputi Kota Nganjuk, Berbek dan Bagor. Kemudian kelompok II meliputi kawasan Rejoso dan Gondang, kelompok III wilayah seputar Loceret dan Pace. Kelompok IV kawasan
Tanjunganom, Ngronggot dan Prambon.

ASPG asal Baron menyampaikan bantuan pada salah satu warga kurang mampu

Berikutnya kelompok V meliputi wilayah Lengkong, Kertosono, Patianrowo dan Baron. Sedangkan kelompok VI merupakan grup yang membagikan paket sembako di jalan-jalan dan door to door di beberapa tempat. “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan Insya Allah berkah,” lanjutnya.

Salah satu alumnus SPG 1983 lainnya, Endang Setya Siswani, ikut bangga dan terharu atas upaya rekan-rekannya membantu sesama. Dia yang kini berdomisili di wilayah Mojoagung, Jombang, dan belum bisa ikut bergabung dalam baksod bahkan mengaku menangis melihat kiprah teman-temannya dan para penerima bantuan.

Indahnya berbagi bersama mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Semoga semuanya barokah dan Allah akan selalu memberikan kita kesehatan umur panjang yang barokah, rezeki berlimpah berkah, hati yang sabar dan ikhlas serta selalu dalam lindungan-Nya. Sehingga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan istiqomah. Aamiin!” kata Endang.

Baca Juga  Terima Dubes Inggris, Pemprov Jatim Teken MoU

Reaksi serupa datang dari Wiwik Retnowati, ASPG asal Surabaya. Dia salut dan ikut bangga atas baksos tersebut. Apalagi ketika dia melihat foto-foto yang di-share di grup WhatsApp ASPG seakan-akan hanyut dalam suasana haru biru tersebut. “Ya biar mereka (para penerima baksos, red) merasakan sedikit kebahagian dalam masa ekonomi yang sulit akibat wabah corona ini,” tutur Wiwik.

Lilik Susilo dkk persiapan sebelum baksos

Lilik Susilowati, ASPG ’83 yang ikut dalam aksi baksos menambahkan, kegiatan baksos seperti ini tidak hanya berhenti sampai di sini. “Masih banyak momen-momen lain yang menunggu sentuhan kita semua. Mari tetap jaga jarak dan jaga kesehatan, karena sehat itu dimulai dari diri kita masing-masing,” lanjutnya. (edt)