Bangun Sinergi, GOPTKI Prov Jatim Silaturahmi dengan GOPTKI Daerah

17
DPD GOPTKI Prov Jatim menggelar silaturahim dengan GOPTKI kabupaten/kota se-Jatim

Demi membangun sinergi dalam mencerdaskan anak-anak di Jatim, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Prov. Jatim membangun sinergi dengan Pengurus DPC GOPTKI Kabupaten/Kota se Jatim. Langkah awal tersebut dilakukan melalui silaturahmi DPD GOPTKI Prov. Jatim dan DPC GOPTKI Kabupaten/Kota se-Jatim di Ruang Rapat Bhinaloka Adikara di Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, Rabu (6/12).

Ketua DPD GOPTKI Prov Jatim, Dra Gardjati Heru Tjahjono mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut dilaksanakan untuk menyatukan visi dan misi GOPTKI. Menurut dia, penyatuan visi-misi tersebut sangat penting. Tujuannya agar tercipta pendidikan yang lebih baik, utamanya lewat pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat berjalan optimal. “Terutama mengantarkan anak anak ke jenjang yang lebih sukses,” ujarnya.

Agar harapan tersebut bisa tercapai, DPD GOPTKI Prov. Jatim selalu mempersatukan visi dan misi organisasi, yayasan, lembaga, penyelenggara, dan badan yang mengembangkan, membina, dan mengembangkan PAUD.

Gardjati Heru Tjahjono memberikan pengarahan dalam acara silaturahim bersama GOPTKI se-Jatim

Melihat dari tujuan tersebut, keberadaan GOPTKI memiliki peran penting dan strategis sebagai tempat terhimpunnya organisasi penyelenggara Taman Kanak-Kanak (TK). Di samping itu GOPTKI juga memiliki kontribusi dalam menentukan kualitas generasi bangsa pada masa mendatang. “Berbagai strategi untuk optimalisasi peran GOPTKI terus dilakukan, baik di bidang penguatan organisasi maupun di  bidang program kerja dan kegiatan,” ungkapnya.

Di hadapan peserta yang hadir, Gardjati menyampaikan, penyelenggaraan TK merupakan salah satu dari cakupan PAUD yang dilakukan. Penanganan pendidikan pada masa tersebut, memerlukan penanganan yang serius. Mengingat pada usia inilah pembelajaran nilai-nilai kebersihan, kesehatan, moral, sosial, serta hidup bermasyarakat menjadi dasar penting.

Untuk itu, Gardjati memandang GOPTKI memiliki tantangan yang harus dihadapi. Terutama soal masih terbatasnya jumlah organisasi pengelola pendidikan anak usia dini yang menjadi anggota GOPTKI. Bahkan, saat ini kepengurusan (DPD, DPC dan Ranting) GOPTKI di Jatim belum terbentuk, terutama di daerah-daerah otonom baru (pemekaran) yang terbentuk selama lima tahun terakhir.

Untuk itu dirinya berharap kepada DPC GOPTKI agar ikut membangun dan memperluas jaringan kepengurusan dengan melakukan sosialisasi program dan kegiatan yang produktif. “GOPTKI perlu didukung oleh semua pihak khususnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” terang istri Sekdaprov Jatim itu.

Pada silaturahmi yang berlangsung secara akrab itu, hadir pengurus dan angota DPD GOPTKI Prov. Jatim, Ketua DPC GOPTKI dan Ketua Organisasi Anggota DPD GOPTKI se Jatim. (uul, hms)