Batik Kab Probolinggo Siap ke Hongkong Fashion Week

207

Bila sebuah gelaran fashion show berlangsung di area pegunungan? Hasilnya simak saja peragaan busana batik khas Kabupaten Probolinggo karya desainer fesyen Lia Afif bersama tiga model cantik. Mereka unjuk kebolehan dalam acara fashion show di Puncak Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura (6/1/2019).

Peragaan busana tersebut menampilkan busana batik hasil karya 4 (empat) UKM batik tulis binaan Pemkab Probolinggo. Rencananya batik khas itu dibawa Lia Afif untuk ikut serta di ajang Hongkong Fashion Week 2019 di Gedung Global Sources Fashion di Hongkong, 14-17 Januari 2019.

Busana muslim yang didesain Lia Afif bertemakan ‘Excite Tangerines’ dengan corak batik khas Kabupaten Probolinggo. Itu menggambarkan munculnya warna-warna ‘Tangerine’ yakni sebuah gradasi warna mewakili musim gugur yang menjadi tema Hongkong Fashion Week 2019.

Pada peragaan busana di atas ketinggian 2.329 meter dpl itu memberikan kesan tersendiri bagi keempat perajin batik yang karyanya akan dibawa ke Hongkong. Batik tersebut adalah batik tulis Ronggo Mukti Kraksaan, batik tulis Dewi Rengganis Krejengan, batik tulis Prabulinggih Tegalsiwalan dan batik tulis Balqis Maron.

“Karya batik tulis andalan Kabupaten Probolinggo dengan berbagai macam gaya busana hijab busana muslim bakal dipromosikan di ajang internasional,” kata Lia Afif saat ditemui di Puncak Seruni Point.

Salah satu model, Desi Lia Herman, menyatakan, apresiasi pada batik yang diperagakannya. “Coraknya cerah dan banyak yang bagus. Semoga motif batik andalan ini bisa menang di ajang fashion show di Hongkong,” tuturnya. (*)