Menengok Geliat Komunitas Gakopen, Jaga Ekosistem Sungai dengan Potensi Wisata (2)

Bermodal Iuran Anggota, Berharap Digandeng Pemerintah

89
Achmad Yani (kiri) bersama Arif Rahman, Kades Lebakjabung melakukan penanaman di area wisata. Foto-foto: Hamzah Afif Afandi/derapdesa.id

KOMUNITAS Gakopen Desa Lebakjabung terdiri dari 20 anggota. Tekad besar untuk optimalkan potensi di desanya tentu mengalami proses jatuh bangun. Tak lain, pro kontra yang dialami antar masyarakat.

Yani menuturkan, kekompakan antar anggota terasa saat proses merangkak membuka Wisata Selomalang. Mulai kebersamaan saat mengurus adminitrasi di desa hingga kerelaan iuran anggota untuk modal awal. “Jadi kita awal itu iuran Rp 100 ribu dari 20 orang. Terus ada inventasi dari pak Kades Rp 1 juta dan Mas Pur 1 juta. Itu kami gunakan untuk penyediaan peralatan sama pengadaan bambu,” paparnya.

Pentingnya edukasi anak sejak dini tentang pelestarian alam

Disinggung soal aktivis lingkungan, ia mengaku, salut dan bangga dengan sosok Salim Kancil. Meski tidak pernah kenal dan hanya tahu kisahnya dari berita, bagi dia, Salim Kancil adalah pahlawan lingkungan yang sejati. Guna mengantisipasi hal itu, ia berharap, Dinas Pengairan UPT Jatirejo selaku instansi yang berwenang untuk memberi rekomendasi peraturan sesuai undang-undang.

Tak terpungkiri, pihaknya juga ingin digandeng pemerintah, terutama Dinas Pariwisata. “Jika ingin mengabsahkan, kami disini dengan berbagga hati inilah fungsi negara. Kami sangat menerima. Namun, harapan saya pribadi yang terpenting adalah hutan ini, sungai ini akan lestari kembali sesuai fungsinya. Sehingga kami pun lebih sejahtera,” pungkasnya. (fan)

Anak-anak Desa lebakjabung berani dan siap menjaga alamnya

Baca juga: Cegah Penjarahan, Hadir untuk Lestarikan Lingkungan

 

Susunan Pengurus Gakopen Desa Lebakjabung

Ketua              : Achmad Yani

Wakil Ketua    : Yusuf Arianto

Sekretaris        : I Y Julian Eza

Bendahara I    : Yudhatama F A

Bendahara II   : Supriyanto