BLT DD Jatim Ditarget Kelar Sebelum Idul Fitri

49

SURABAYA- Pemprov Jatim kini terus mendorong pemerintah daerah dan desa untuk melakukan percepatan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bahkan menargetkan pencairan bansos tahap pertama bisa dirampungkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Target itu disampaikan gubernur saat mengikuti penyerahan BLT DD di Desa Sidorejo, Kabupaten Blitar secara virtual dari Gedung Negara Grahadi, Selasa (12/5).

Pernyataan orang pertama di Jatim ini sekaligus memperkuat pernyataan Presiden Jokowi saat Rapat Terbatas (Ratas) bersama sejumlah menteri yang diikuti sebelumnya.

“Pesan Bapak Presiden agar BLT DD dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, pada Juni dan seterusnya bisa dilakukan pencairan tahap kedua,” ujar Khofifah.

Gubernur juga menceritakan, saat ratas bersama Presiden dirinya juga menyampaikan bahwa Jatim akan melakukan pembagian BLT DD secara virtual dengan Bupati Blitar. “Jadi apa yang dilakukan saat ini terlaporkan ke Presiden dan para menteri,” tutur Khofifah.

Baca Juga  Harus Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat

Dalam video conference tersebut, Gubernur Khofifah juga berkesempatan menyapa warga Blitar dan mendoakan masyarakat sehat lahir dan batin. “Sehat lahir batinnya, dan karena sedang menerima BLT, juga sehat dompetnya,” canda Khofifah.

Bupati Blitar, Rijanto, secara virtual juga mengungkapkan rasa terimakasihnya atas perhatian Pemprov Jatim. Pihaknya melaporkan, dalam pembagian BLT di Desa Sidorejo, Blitar tercatat ada 312 warga terdampak yang menerima BLT DD.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Prov Jatim, Mohammad Yasin menambahkan, dari 77.024 desa di Jatim, sampai saat ini sudah tuntas menyelesaikan penetapan calon penerima BLT DD melalui musyawarah desa khusus sebanyak 3.357 desa atau 43,5 persen. Dari jumlah tersebut telah teralokasikan anggaran sebesar Rp 688,99 miliar untuk BLT DD.

“Yang sudah tersalurkan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sampai dengan 11 Mei ini sebanyak 369 desa di 15 kabupaten. Totalnya mencapai 27.841 KPM dengan nilai Rp 16,7 miliar,” ujar Yasin.

Baca Juga  Berkembang Berkat Sentuhan Potensi Wisata

Selain Kepala DPMD Jatim, hadir dalam video conference tersebut Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono, Kadinsos Jatim Alwi dan Plt Dirut Bank Jatim Ferdian Timur Satyanugraha. (*)