BPBD dan Dinsos Jatim Lanjutkan Bersih-bersih Sungai di Sidoarjo

74

Aksi bersih-bersih sungai di Sidoarjo yang dipimpin Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono pada Senin (20/1/2020), dilanjutkan hari ini, Selasa (21/1/2020). Sebelumnya, ada tiga sungai di Sidoarjo yang dibersihkan, yakni Kali Buntung (utara pasar Waru), Kali Waru Pesantren, dan Kali Sinir (selatan Balai Harta Peninggalan Surabaya).

Kegiatan di hari pertama itu diikuti Tagana Dinsos Jatim, BPBD Jatim, Pemkab Sidoarjo, BBWS Brantas, Marinir, dan Relawan.
Di hari kedua, kegiatan bersih-bersih sungai difokuskan pada Kali Sinir. Relawan yang terlibat pun tidak sebanyak hari sebelumnya. Tampak petugas BPBD dan Tagana Dinsos Jatim yang melanjutkan bersih-bersih Kali Sinir.

Khusus untuk Tagana, 30 personel dikerahkan dibagi dalam dua pos. 10 di antaranya bertugas di dapur umum, sedangkan lainnya bertugas membersihkan sungai bersama petugas BPBD dan relawan.

Plt Sekretaris Dinsos Jatim yang juga Kabid Linjamsos (Perlindungan Jaminan Sosial) Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani mengatakan, dapur umum dibuka sejak Senin dan menyiapkan 350 bungkus makanan, sementara pada hari kedua menyiapkan sejumlah 200 bungkus.

Baca Juga  Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Gelar Senam Poco-Poco Se-Indonesia

“Kami menyiapkan untuk makan siang. Menunya hari ini ayam goreng sambal, tumis kacang dan tempe, serta mie goreng,” ujar Novi yang didampingi Twi Adi, Koordinator Tagana Provinsi Jatim.

Novi menambahkan, kegiatan bersih-bersih sungai dilanjutkan karena banyaknya sampah yang harus dibersihkan. Oleh karena itu, di hari kedua dioperasikan alat berat dari Dinas PU untuk membersihkan sampah dan tumbuhan enceng gondok yang memenuhi sungai.

“Kemarin ada pohon besar yang hanyut di sungai dan membuat aliran sungai tidak lancar. Teman-teman harus memotong-motong kayu itu dulu di sungai supaya bisa dibersihkan, karena itu hari ini dikerahkan alat berat untuk memudahkan pembersihan,” katanya.

Novi menegaskan, pihak Dinsos Jatim melalui Tagana akan terus konsisten terlibat dalam kegiatan siaga bencana di Jatim. (ul)