BPBD Jatim Gerak Cepat Atasi Banjir Madiun

116

Hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa (5/3) pukul 13.00 WIB mengakibatkan sungai Jeroan yg merupakan anak sungai Madiun meluap. Hal ini menyebabkan banjir di wilayah Kab. Madiun.

Kalaksa BPBD Provinsi Jatim Suban Wahyudiono dalam rilis yang diterima derapdesa.id melaporkan, ada tujuh kecamatan di Kab. Madiun yang terdampak banjir. Yakni, Kecamatan Madiun, Pilang Kenceng, Wungu, Saradan, Wonoasri, Balerejo, dan Mejayan. Sebanyak 4.005 KK terpapar banjir.

“Warga di Kecamatan Balerejo paling banyak terpapar banjir, yakni sebanyak 2.174 KK,” jelas Suban.

Kalaksa BPBD Provinsi Jatim Suban Wahyudiono (kiri) saat meninjau banjir Madiun, Rabu (6/7). Foto: BPBD Provinsi Jatim.

Selain menyebabkan ribuan warga terpapar, banjir juga merendam 253 hektar sawah, menyebabkan dua tanggul rusak, dan kerugian ternak.

Untuk mengatasi banjir tersebut, BPBD Provinsi Jatim menerjunkan 50 personil dan 105 personil dari BKO BPBD Jatim. Kecuali itu, Bakorwil Madiun menerjunkan 5 orang, Dinsos 5 orang, Kodim 0803 Madiun 200 orang, dan Polres Madiun 250 orang.

Hingga Rabu (6/3), pukul 15.42 WIB, BPBD telah menyalurkan bantuan berupa beras 250 kilogram, 150 dus air mineral, 4.356 kaleng lauk pauk, 10 dus biskuit, 17 kardus mie instan, 1.440 kaleng penambah gizi, serta dua truk kendaraan, dan satu mobil pick up. (uul)