Bu Sigit Lantik 11 Ketua TP PKK Kecamatan

888
Ketua TP PKK Surabaya Siti Nuriya Zam Zam Sigit melantik 11 Ketua TP PKK kecamatan. Foto: Ulviyatun Ni'mah/derapdesa.id

Ketua TP PKK Kota Surabaya Siti Nuriya Zam Zam Sigit Sugiharsono melantik 11 Ketua TP PKK kecamatan di Panti Keterampilan PKK, Jl Tambaksari No. 11 Surabaya, Kamis (25/7) pagi. Disaksikan anggota PKK Kota Surabaya, camat dan anggota PKK dari 11 kecamatan, pelantikan berlangsung lancar dan khidmat.

Mereka yang dilantik adalah Nurwiliyarsih sebagai Ketua TP PKK Kec. Dukuh Pakis, Hariyanni sebagai Ketua TP PKK Kec. Rungkut, Octorina Lesdia Ningsih Dewanto Kusumo Legowo sebagai Ketua TP PKK Kec. Pabean Canti’an, Helena Krismaya sebagai Ketua TP PKK Kec. Gununganyar, Reisye Anggraeni sebagai Ketua TP PKK Kec. Jambangan, Rr Vita Palupi Handayani sebagai Ketua TP PKK Kec. Tenggilis Mejoyo, Suparsilah sebagai Ketua TP PKK Kec. Tegalsari, Yuni Nurwindiati sebagai Ketua TP PKK Kec. Sukolilo, Nurul Budi Sulistyoningtyas sebagai Ketua TP PKK Kec. Bulak, Winarsih Suprayitno sebagai Ketua TP PKK Kec. Gubeng, dan Rubinik sebagai Ketua TP PKK Kec. Semampir.

Pelantikan 11 ketua TP PKK kecamatan itu berdasarkan keputusan Ketua TP PKK Kota Surabaya Nomor 04/KEP/PKK.Kota/VII/2019 tanggal 25 Juli 2019.

Kepada para ketua yang dilantik, Siti Nuriya Zam Zam Sigit Sugiharsono yang akrab disapa Bu Sigit meminta untuk segera melanjutkan tugas ketua sebelumnya. Dia juga meminta para ketua untuk mempelajari memori program kerja sebelumnya, menggelar rapat dengan seluruh anggota PKK kecamatan, membuat jadwal kunjungan aau pembinaan kelompok PKK di wilayah masing-masing.

Bu Sigit bersama sebagian ketua TP PKK kecamatan yang baru dilantik.

Bu Sigit kemudian menjabarkan beberapa tugas TP PKK kecamatan yang menjadi tanggung jawa ketua. Yakni menyusun rencana kerja TP PKK dan menginformasikan rencana kerja kepada camat selaku ketua pembina, melakukan spervisi, monitoring, evaluasi, dan bimbingan kepada TP PKK kelurahan, mengadakan kerja sama dengan mitra kerja, instansi terkait, dan dunia usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dengan prinsip kemitraan serta saling menguntungkan. Kecuali itu, ketua TP PKK kecamatan juga bertanggung jawab menyusun dan mengirimkan laporan kepada pembina dan Ketua TP PKK Kota Surabaya.

“Untuk bisa melakukan semua tugas itu, ketua harus banyak belajar. Belajar dari peraturan yang terkait dengan kegiatan yang akan dilaksanakan, belajar dengan mengikuti pelatihan/sosialisasi yang diadakan TP PKK Kota Surabaya atau mitra kerja yang lain, belajar dari pengalaman pada saat ke lapangan, dan belajar dengan cara lain,” kata Bu Sigit.

Ketua TP PKK Kota Surabaya saat memberikan sambutan.

Sementara untuk ketua yang bekerja di kantor atau mempunyai waktu terbatas, dia meminta agar mereka pandai mengatur waktu untuk kegiatan PKK. Salah satunya dengan membuat kesepakatan dengan mengatur jadwal pertemuan dengan TP PKK kecamatan, kelurahan, dan jadwal turun ke lapangan. Dengan demikian, tugas sebagai ketua PKK dan karyawati dapat berjalan beriringan.

Tidak hanya kepada para ketua yang dilantik, Bu Sigit juga meminta kepada camat yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina TP PKK kecamatan untuk memberikan bantuan, terutama masalah dana. “TP PKK kecamatan akan mengalami kesulitan jika tidak mempunyai dana untuk kegiatan,” imbuhnya. (via)