Ketua TP PKK Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo MSi

Bude Karwo Sukses Ubah Stigma PKK, Dari Sekadar Arisan Menjadi Pemberdayaan

199
Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo MSi yang lebih akrab disapa Bude Karwo

SEPULUH tahun mendampingi sang suami memimpin Jawa Timur, Bude Karwo sejatinya merupakan sosok yang memiliki andil besar dalam mengantarkan suksesnya provinsi ini di level tertinggi. Mengapa? Karena perempuan kini bukan lagi sekadar kanca wingking.

Siapa yang tak terkesan dengan sosok Bude Karwo. Selain kecantikan wajahnya, sikapnya yang anggun, smart dan pembawaannya yang kalem membuat setiap orang kagum kepadanya.

Dalam kurun satu dasawarsa terakhir, Bude Karwo dengan begitu gigih mendampingi Gubernur Jatim, Pakde Karwo menyukseskan berbagai programnya. Lakon itu ia mulai sejak 12 Februari 2009 silam atau tepatnya saat dirinya dilantik sebagai Ketua TP PKK  Jatim.

Masih lekat teringat, di awal jabatannya, Bude Karwo gencar mengampanyekan keberadaan perempuan yang tak hanya sekadar sebagai kanca wingking. Peran perempuan yang dulu dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat, mulai diangkat hingga akhirnya mampu menunjukkan kiprah dan eksistensinya.

Tak terkecuali dengan PKK. Gerakan PKK yang dulu identik dengan kegiatan arisan ibu-ibu direkonstruksi menjadi sebuah organisasi yang berperan sebagai patner pemerintah. PKK yang dulu sering diplesetkan dengan Perempuan Kurang Kerjaan kini mampu diubah menjadi sebuah organisasi pemberdayaan yang mempunyai kekuatan jaringan hingga ke level grassroots: dasa wisma.

“PKK bukan hanya arisan. Bahkan, kami di PKK provinsi tidak memiliki kelompok arisan. Ada banyak sekali kegiatan yang membuat ibu-ibu (pengurus PKK provinsi) pulang terlambat,” tegas Bude Karwo dalam berbagai kesempatan.

Dalam perjalanannya, PKK memang terbukti mampu menunjukkan peran dan kekuatan jaringannya dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah. Lantaran itu, tak salah jika akhirnya PKK pun selalu dilibatkan oleh pemerintah sebagai patner dalam menyukseskan program-programnya.

Beberapa contoh konkret dari peran PKK dalam menyukseskan program pemerintah, di antaranya adalah, menurunkan angka gizi buruk, menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi), menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan pendidikan anak usia dini (PAUD), meningkatkan minat baca masyarakat, meningkatkan partisipasi imunisasi, memberi edukasi deteksi dini kanker, dan berbagai program lainnya.

Bude Karwo (kanan) mendapat penghargaan dari Ketua Umum TP PKK, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo

Di bawah kepemimpinan Bude Karwo, TP PKK Jatim juga memiliki nama besar di kancah nasional. Setiap tahun, banyak prestasi yang diraih TP PKK Jatim. Kebanyakan prestasi tersebut diraih melalui ajang lomba HKG PKK, lomba PKK, KB, Kesehatan, dan lomba yang digelar dalam jambore kader. TP PKK Jatim tercatat dua kali menjadi juara umum dalam lomba HKG PKK dan lomba PKK, KB, Kesehatan. Predikat juara umum diraih karena TP PKK Jatim berhasil menyabet gelar juara paling banyak dalam kategori-kategori yang dilombakan.

Kesuksesan Bude Karwo memimpin TP PKK Jatim juga mendatangkan banyak penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Penghargaan tingkat nasional yang diraih Bude Karwo antara lain, penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Paliatif Award Peduli Penanggulangan Kanker dari Kementerian Kesehatan, nomine Dekranas Award, Nugra Jasadarma Pustaloka dari Perpusnas RI, Dekranas Award kategori Lembaga Pembina Dekranas Teladan dari Dekranas, Capaian IVA Test Kriteria Padat Penduduk dari OASE Kabinet Kerja, Satya Lencana Kebhaktian Sosial dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, pin emas sentra laktasi indonesia dari Ketua Sentra Laktasi Indonesia, dan Kartini Award dari organisasi WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau).

Sementara penghargaan yang diraih Bude Karwo di tingkat provinsi antara lain, Perempuan Peduli Olahraga dari SIWO PWI Jatim, Award Peningkatan ASI Eksklusif dari DPD Persagi Jatim, Ibu Teladan Paliatif Jatim dari MPI (Masyarakat Paliatif Indonesia), Bunda Baca Jatim dari Baperpusip Jatim, dan Bunda Kidspreneur dari Yayasan Al-Madinah Surabaya.

Pada tahun 2018, penghargaan demi penghargaan juga terus diraih Bude Karwo. Di antaranya adalah penghargaan Adhi Bhakti Madya dari TP PKK Pusat, Tokoh Nasional Peduli Lansia dari Kementerian Sosial RI, Indonesia Association of Pathologist (IAPI) Award dari Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia, dan penghargaan Peduli Ketahanan Pangan tahun 2018 dari Gubernur Jatim. (via, alf)