Budidaya Jamur dan Probio Penggemukan Sapi Jadi Atensi Cabup Ipong

179

PONOROGO – Rangkaian Jajah Desa Milangkori, calon Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengunjungi usaha budidaya jamur dan probio untuk penggemukan peternakan sapi di RT/RW 03/01, Dukuh Krajan Barat, Desa Kutuwetan, Kecamatan Jetis.

Cabup Ipong hadir bersama Istri, Sri Wahyuni yang juga menjabat Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, menyapa langsung masyarakat di sana. Hadir pula sejumlah dewan dari partai pengusung dan simpatisan. 

Pada silaturahmi ini, secara khusus Cabup Ipong mengapresiasi UMKM yang sudah berjalan dan berharap terus bisa dikembangkan. Bahkan hasil produksinya bisa menjadi salah satu produk unggulan yang dipromosikan. 

Cabup Ipong mengunjungi usaha budidaya jamur dan probio untuk penggemukan peternakan sapi. (Foto-foto: Nur Kholis/derapdesa.id)

Dalam kesempatan itu Totok, pelaku usaha jamur di Desa Kutuwetan itu mengaku Budidaya Jamur yang dikelolanya akan terus berinovasi dan dikembangkan. 

Baca Juga  Atasi Dampak Corona, Demokrat Gelontor Sembako

“Dari hasil panen jamur bisa dijadikan aneka macam bentuk makanan siap saji seperti sate, sop, keripik, dan lain-lainnya. Selain itu, saya juga mengembangkan produksi probiotik berupa produk organik untuk penggemukan sapi,” kata Totok. 

Oleh karena itu, Cabup Ipong berharap produksi yang telah berkembang ini bisa menjadi salah satu produk unggulan desa setempat.

“Saya tadi sudah menikmati aneka makanan yang terbuat dari bahan jamur. Ada sate, sop, dan juga keripik,” ungkapnya. 

Ipong juga menyebut salah satu program yang telah digagasnya bila nanti terpilih lagi menjabat bupati periode kedua, yaitu Desa Digital.

“Salah satu program saya yaitu Desa Digital. Melalui Desa Digital harapannya UMKM desa bisa berkembang lebih cepat karena menggunakan teknologi online, tidak hanya terpaku pasar tradisional tetapi bisa menjadi start up melalui lapak di online,” tandasnya.

Baca Juga  19 Panwaslu Desa se-Kecamatan Bungkal Siap Awasi Pemilukada Ponorogo

Pihaknya juga berharap dengan adanya desa digital, produk-produk tersebut akan mendunia.

“Saya akan mengembangkan produk-produk seperti ini menjadi produk unggulan Ponorogo,” pungkasnya. (nur)