Bupati Malang Cek dan Pantau Kecamatan Dau

33

Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM melakukan kunjungan ke Kantor Kecamatan Dau dalam rangka pengecekan dan pemantauan penanganan Covid-19 di wilayah kecamatan tersebut. Ia didampingi Ketua DPRD, Didik Gatot Subroto, bersama Komandan Korem (Danrem 083 Baladhika Jaya) Kolonel Inf Zainuddin, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Komandan Kodim (Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu), Letkol Inf Ferry Muzzawwad, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

Bupati Malang bersama rombongan disambut Camat Dau beserta Muspika, Selasa (24/3). Camat Dau Eko Margianto menjelaskan, berbagai upaya dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona. Di antaranya adalah Posko penanganan Covid-19 yang berada di kantor kecamatan. Seperti diketahui Kecamatan Dau ini merupakan zona merah. Sehingga diperlukan penanganan yang tanggap, dengan melibatkan seluruh instansi terkait termasuk di antaranya Puskesmas.

Baca Juga  Gubernur Jatim Cek Realisasi Dana Desa Padat Karya Tunai di Geni Langit

“Seluruh desa di Kecamatan Dau sekarang sudah memiliki posko, kita maksimalkan itu semua. Salah satunya kami memanfaatkan apa yg ada. Di wilayah kami mayoritas penduduk bekerja sebagai petani jeruk. Mereka memiliki alat yang dinamakan power spray, kita manfaatkan alat itu untuk menyemprotkan disinfektan dengan kapasitas 1000 liter. Sehingga jangkauannya bisa lebih luas. Dan itu sudah kami lakukan ke rumah-rumah penduduk, perkantoran, tempat umum, tempat ibadah,” kata Eko.

Bupati Malang juga melihat kegiatan penyemprotan disinfektan melalui drone. Penyemprotan dengan menggunakan drone ini merupakan kerjasama Pemkab dengan Universitas Muhammadyah Malang, dengan memanfaatkan drone yang diberi nama Drone Super Robot Indonesia UMM. Dengan kapasitas 20 liter dan jangkauan yang cukup luas.

Pak Sanusi–sapaan Bupati Malang–berharap dapat bekerja maksimal. “Pemerintah Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran virus corona ini, salah satunya yang kita saksikan bersama ini. Dengan menggunakan drone ini, kita berharap dapat maksimal. Kebetulan Dau saat ini merupakan zona merah, kita terus melakukan berbagai upaya meminimalisir penyebarannya,” katanya.

Baca Juga  Pemerintah Putuskan Ujian Nasional 2020 Ditiadakan

Pak Sanusi juga menghimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Malang agar mematuhi apa yang ditetapkan pemerintah. Saling menjaga dan dan waspada, karena setiap penyakit pasti ada obatnya. “Tapi kapan obat itu akan ditemukan, tinggal menunggu waktu. Seperti apa yang disampaikan Bapak Presiden, 98 persen dapat disembuhkan,” tutur Pak Sanusi. (*)