Cak Nur Resmi Jabat Plt Bupati Sidoarjo

167

Akhirnya, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo. Itu setelah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan surat perintah tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/1/2020).

“Saya mendapat surat dari Menteri Dalam Negeri dan menyampaikan bahwa untuk Sidoarjo ditugaskan kepada Gubernur untuk mengeluarkan surat perintah tugas Plt Bupati Sidoarjo,” ujar Khofifah usai acara penyerahan surat yang juga dihadiri Forkopimda Kab. Sidoarjo.

Usai mengucapkan selamat, Gubernur Khofifah meminta Cak Nur bersama Forkopimda Sidoarjo tetap solid dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta kepada Cak Nur agar proses yang berkaitan dengan pelaksanaan APBD tahun 2020 dijadikan prioritas, serta dijalankan dengan baik serta amanah.

“Saya juga berpesan agar pelayanan ke masyarakat harus terus berjalan. Lalu kepada Forkopimda tetap solid dan kondusif sehingga kepercayaan publik terjaga,” katanya.

Baca Juga  Resmikan Jembatan Plaosan, Bupati Ipong Berharap Masyarakat Rawat Jembatan

Selain itu, Khofifah juga berharap Plt Bupati Sidoarjo segera memimpin rapat koordinasi dengan seluruh jajaran OPD  sehingga bisa langsung bekerja.

Sementara, kepada wartawan Cak Nur menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan amanah yang diberikan dan akan memperbaiki daerahnya menjadi lebih baik.

“Langkah-langkah cepat harus dilakukan. Saya juga ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dan seluruh perencanaan program yang ada APBD 2020 juga sesuai harapan,” katanya.

Cak Nur juga mengajak seluruh pihak, terutama masyarakat Sidoarjo, untuk menatap ke depan dan bersama-sama fokus membenahi daerah.

Tak itu saja, terkait beberapa posisi yang kosong karena pejabatnya juga terseret kasus di KPK, ia juga memastikan segera mengisinya agar program-program yang sudah disusun bisa berjalan dengan baik.

Seperti yang diketahui, kursi Bupati Sidoarjo sempat mengalami kekosongan setelah Bupati Saiful Ilah terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus suap pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Sidoarjo, Selasa (7/1/2020). Kini Saiful Ilah telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dan ditahan di Rutan KPK (*)