Cegah Stunting, Puskesmas Pragaan Demo Makanan Bergizi

126

Guna mencegah terjadinya stunting pada anak, Puskesmas Kecamatan Pragaan, Kab Sumenep bersama TP PKK Desa Aeng Panas menggelar ‘Demo Makanan Bergizi’ di balai desa setempat (4/3).

Kondisi gagal tumbuh pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi yang kemudian disebut stunting masih menjadi masalah mendasar bagi anak di Indonesia termasuk di Desa Aeng Panas.

Bagian Bidang Gizi Puskesmas Kec Pragaan, Leni Nurkaidah, mengajak masyarakat terutama di Desa Aeng Panas untuk membiasakan hidup bersih dan sehat. Yakni dengan memberikan pendidikan cara memasak makanan bergizi, kesehatan air bersih dan sanitasi agar lingkungan rumah bebas dari penyakit.

“Makanan yang diberikan kepada anak bukan yang penting banyak dan kenyang, tapi juga makanan yang bervariasi dan lengkap seperti sayuran, lauk dan buah. Jika dibiarkan kekurangan gizi maka dapat menyebabkan anak tidak bisa tumbuh tinggi atau berat badan yang semestinya,” kata dia.

Baca Juga  Merdeka dari Narkoba, Jambangan Wani Lawan Narkoba

Ketua TP PKK Desa Aeng Panas, Busiyah Romli, mengatakan, kegiatan demo makanan sehat dimaksudkan untuk secepatnya mengatasi stunting di desa setempat. Maka dengan makanan bergizi diharapkan anak atau perawakan anak jauh lebih normal, bahkan sama dengan anak-anak seusianya dan tidak mengalami keterlambatan berpikir.

“Salah satu penyebab stunting karena tidak terpenuhinya gizi lengkap dalam makanan anak. Maka dari itu kita demo masakan agar bisa ditiru oleh orangtuanya,” katanya.

Ia menambahkan, anak yang kekurangan gizi bukan berasal dari keluarga kurang mampu, namun karena kurangnya pengetahuan orangtua, sehingga anak kurang diperhatikan terutama dari segi makanan.

“Memberi makan pada anak bukan sekadar karena disenangi, tapi juga memperhatikan kandungan gizi. Gizi itulah yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasannya,” tuturnya. (*)