Cika Handycraft, Kenalkan Kekayaan Budaya dengan Boneka

275

Untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada anak-anak ternyata tidak perlu mengajak mereka berkeliling ke seluruh Nusantara. Melalui Cika Handycraft yang digawangi Andrie Rosmalina, anak-anak bisa bermain dengan boneka sekaligus mempelajari keanekaragaman budaya Nusantara. Seperti apa?

Pakaian adat dari Sabang sampai Merauke dari dari 24 provinsi di Indonesia terjajar rapi membalut boneka-boneka berukuran 6 cm. Bahan dasar pakaian tersebut terbuat dari kain flanel. Tampilan boneka didesain menyerupai aslinya. Terlihat cukup rumit karena pola pakaian tersebut dalam ukuran yang lebih kecil, tetapi tetap menampilkan semua detail dengan rapi.

Boneka-boneka tersebut berjajar rapi di stand Cika Handycraft. Andrie Rosmalina mengaku menggawangi usaha tersebut secara tidak sengaja. Keterampilan Andrie tersebut ternyata mengundang minat banyak orang. Setelah itu pesanan hilir mudik datang. Peruntungan tersebut tidak disia-siakan Andrie. Ia kemudian mendirikan usaha penjualan boneka adat Nusantara.

Tak hanya berorientasi bisnis saja, Andrie merupakan seorang pengagum ragam budaya Nusantara terutama busana adat. Usaha tersebut adalah bentuk terjemahan kecintaannya terhadap busana Nusantara. Selain itu Andrie juga ingin berbagi kecintaan tersebut kepada generasi muda. Melalui boneka adat tersebut Andrie ingin mengenalkan kekayaan adat Nusantara.

Dengan cara getok tular produk Andrie mulai dikenal masyarakat. Tak hanya itu saja, Andrie juga memasarkan produknya secara online. Karena membidik jiwa-jiwa muda, Andrie mempromosikan produknya secara online di BBM (Blackberry Masangger), facebook melalui akun “Cika Handycraft” dan Instagram dalam akun “Cika_handycraft”. Akhirnya, permintaan konsumen di pasaran meningkat pesat. Meskipun banyak pesanan Andrie tetap berorientasi pada kualitas produk sebagai prioritas.

Keseriusannya dalam memprioritaskan kualitas produk dibuktikannya dengan mempertahankan detail bahan produknya. Boneka-boneka Andrie tak hanya terbuat dari flanel tetapi juga memakai kain khas daerah masing-masing. Contohnya sepasang boneka yang berpakaian adat Palembang. Di atas kain flanel berwarna kuning dijahit selendang kecil berbahan songket Palembang. Sementara itu untuk sarung perempuan juga mengenakan songket yang sama.

“Ini bukan sekedar bikin boneka, tapi juga berkaitan dengan seni,”tutur Andrie Rosmalina.

Tak hanya boneka berpakaian adat, tetapi ia juga memproduksi boneka yang menggenakan pakaian adat tersebut dengan tari daerah. Sehingga mulai dari atasan hingga aksesoris yang mengasosiasi dengan tari daerah lengkap ada di tubuh boneka. Tari Gandrung Banyuwangi adalah salah satu perlengkapan adat yang melekat dalam produknya.

Kedepan ia berharap produknya semakin dikenal khususnya di kalangan generasi muda. Karena melalui produk tersebut ia ingin menularkan patriotisme dan nasionalisme. Harapan besarnya melalui kecintaan generasi mudanya terhadap bangsa bisa semakin mengokohkan identitas bangsa dan stabilitas nasional. (ren).

Data Usaha
Nama Usaha               : Cika Handycraft
Pengelola                    : Andrie Rosmalina
Alamat                       : Jl Manukan Kerto 1/12 Surabaya
Kontak Hp/ Wa           : 082334180648