Disiplinkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Tiga Pilar Kecamatan Bungkal Gelar Operasi Yustisi

86

PONOROGO РMenindaklanjuti Inpres Nomor 6 tahun 2020 serta Perbub Ponorogo Nomor 109 tahun 2020, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jatim menggelar Operasi Yustisi Razia Masker, Senin (21/9/2020) pagi di Perempatan Ngepoh,  Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Di sela-sela kegiatan, Danramil 0802/11 Bungkal Kapten CKU Iskandar menyampaikan bahwa razia masker sudah yang ketiga kalinya di wilayah Bungkal.

“Selain penggunaan masker, warga diingatkan untuk memakai helm pengaman,” jelas Kapten CKU Iskandar.

Dalam Operasi Yustisi di Perempatan Ngepoh dikerahkan personil dari Polsek Bungkal sebanyak 12 personil dan dari Koramil 0802/11 Bungkal 5 personil serta Kasi dan Staf Kecamatan Bungkal 6 Personil.

Sedangkan Kapolsek Bungkal, AKP Joko Suseno menjelaskan bahwa Operasi Yustisi dengan sasaran pendisiplinan Inpres Nomor 6 tahun 2020, dan Perbub Ponorogo Nomor 109 tahun 2020.

Baca Juga  Bantu Masyarakat, Lapas Pasuruan Bagi-bagi Masker

“Pagi ini setelah apel di Balai Desa Bancar kita langsung melaksanakan razia,” tegas AKP Joko Suseno.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam operasi yustisi dilaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya menghentikan pengendara yang tidak pakai masker dan diadakan pemeriksaan serta dicatat identitas oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Bungkal.

Bagi warga yang tidak membawa masker sama sekali disuruh beli di toko sekitar lokasi Operasi Yustisi.

Hukuman memberi hormat pada bendera diberikan kepada pelanggar razia masker. (Foto-foto: Nur Kholis/derapdesa.id)

“Untuk penindakan pelanggar kita serahkan kepada Satgas Covid-19 Kecamatan dan tolong anggota TNI dan Polri sebagian membantu, dan selebihnya menghentikan di jalan,” harapnya.

Berdasarkan operasi yustisi yang digelar didapati warga yang tidak menggunakan masker sebanyak 10 pelanggar, dengan rincian 8 orang membawa tapi tidak dipakai, serta dua orang tidak membawa masker sama sekali.

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Jatim yang Sembuh Bertambah Jadi 40 Orang

Lebih lanjut, para pelanggar diberikan teguran dan mengisi Surat Pernyataan. “Para pelanggar juga diberi sanksi memberi hormat kepada bendera kebangsaan, menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu-lagu wajib,” pungkasnya. (Muh Nurcholis)