DWP Provinsi Jatim Komitmen Tanamkan Budi Pekerti pada Anak-anak

81

Di tengah era digitalisasi, semakin banyak anak-anak yang menggunakan gawai (gadget). Penggunaan gawai pada anak-anak memunculkan dampak positif, namun juga membawa dampak negatif.

Untuk mengantisipasi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov. Jatim untuk kembali menanamkan budi pekerti kepada anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa.

“Memasuki era digitalisasi ini saya harap ibu-ibu yang tergabung di DWP dan selaku istri ASN, bisa menekankan kembali pentingnya budi pekerti kepada putera-puterinya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk ikut masa depan anak-anak bangsa,” ungkapnya saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) IV Tahun 2020 DWP Prov. Jatim, di Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan No. 110, Surabaya, Rabu (12/2).

Dirinya menjelaskan, memasuki era digitalisasi, berbagai kegiatan dan peran manusia menjadi lebih instan karena digantikan oleh alat-alat modern seperti smartphone. Anak-anak yang tumbuh pada era ini pun tak luput dari pengaruhnya.

Baca Juga  Bangun Sinergi, GOPTKI Prov Jatim Silaturahmi dengan GOPTKI Daerah

Bahkan, menurutnya anak-anak modern saat ini sudah mulai kekurangan rasa sensitivitas, empati, bahkan perhatian kepada sekitarnya karena pengaruh gadget.

“Anak-anak kita sekarang ini, sudah mulai berkurang rasa sensitifnya, empati, dan perhatiannya pada lingkungan sekitar. Karena konsentrasinya sering kali teralihkan ke peralatan modern atau gadget,” ujar mantan Bupati Tulungagung ini.

Dia pun menegaskan bahwa peran orang tua utamanya ibu sangat dibutuhkan sebagai garda terdepan dan menjadi benteng bagi anak-anak mereka. Dirinya meyakini, lewat penanaman budi pekerti bisa menjadi pelindung bagi anak-anak terhadap efek samping era digital demi masa depan mereka sebagai penerus bangsa.

Heru juga berharap pada Musprov IV 2020 DWP Prov. Jatim bisa menghasilkan program kerja yang selaras dengan program Gubernur Jatim yang tertuang pada Nawa Bhakti Satya. Serta, bisa disinkronkan dengan program DWP yang berada di kabupaten/kota.

Baca Juga  Widayati Sutiaji: Urban Farming untuk Zero Stunting

Sementara itu, Ketua DWP Prov. Jatim, Gardjati Heru Tjahjono menyampaikan, salah satu fokus pada Musprov IV Tahun 2020 DWP Prov. Jatim adalah menyesuaikan program kerja DWP dengan program kerja Gubernur Jatim, serta menyelaraskan program DWP di kabupaten/kota.

Terkait tentang penanaman budi pekerti pada anak-anak, pihaknya sangat mendukung. Bahkan, lewat bidang pendidikan DWP telah memiliki program khusus terkait budi pekerti.

“Sebagai orang tua sekaligus istri dari ASN maka kita harus bisa menjadi panutan yang baik bagi anak-anak. Ini merupakan hal yang utama,” tutur Gardjati. (uul, *)