GAIN dan CPHI Selenggarakan TOT Breastfeeding Champion

60

Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) bekerja sama dengan Center for Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan TOT Breastfeeding Champion bagi tenaga kesehatan di faskes sasaran program 10 LMKM di 5 kabupaten/kota dampingan GAIN di Jawa Timur.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta di mana setiap kabupaten/kota dipilih 5 peserta terbaik berdasarkan hasil penilaian pada saat pelatihan Tata Laksana dan Konseling Dasar Menyusui tanggal 26 dan 27 Agustus 2020 lalu.

Koordinator GAIN Kota Surabaya Jalil mengatakan, pelatihan ini disebut Breastfeeding Champion karena para pesertanya adalah para juara atau peserta pilihan dari pelatihan sebelumnya.

“Pada pelatihan ini lebih banyak ditekankan pada praktik memfasilitasi, karena secara teori materi sudah diberikan pada pelatihan sebelumnya. Namun, teori tentang bagaimana menjadi fasilitator yang efektif tetap diberikan,” katanya.

Baca Juga  Dinkes Surabaya, GAIN, dan CPHI Latih Tata Laksana dan Konseling Dasar Menyusui

Sementara itu, Dinar Lubis, Ketua Tim Pelaksana CPHI menambahkan, TOT Breastfeeding Champion yang dilaksanakan secara daring pada pada tanggal 22 dan 23 September 2020 ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga pelatih promosi dasar menyusui agar memiliki skill yang baik untuk menjadi pelatih yang terampil dan memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung praktik baik pada dukungan kegiatan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM).

GAIN dan CPHI selenggarakan TOT breastfeeding champion. (Foto-foto: GAIN Kota Surabaya)

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur drg Vitria Dewi MSi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dukungan GAIN untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif melalui dukungan 10 LMKM di fasilitas kesehatan adalah pijakan awal yang sangat tepat, untuk transfer pengetahuan dan keterampilan kepada para pelatih yang merupakan investasi sumber daya manusia yang sangat berarti.

Baca Juga  Bude Karwo Sukses Ubah Stigma PKK, Dari Sekadar Arisan Menjadi Pemberdayaan

“Apalagi keberadaan GAIN dibatasi oleh waktu. Kerjasama GAIN dengan Kemenkes RI akan berakhir pada bulan Desember 2020. Keberadaan para pelatih diharapkan bisa berperan sebagai agen perubahan perilaku dalam rangka meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif, karena salah satu pencegahan stunting adalah melalui pemberian ASI eksklusif,” ujarnya.

Studi implementasi dukungan 10 (LMKM) pada fasilitas kesehatan dilaksanakan di 5 kabupaten/kota. Yakni, Trenggalek, Probolinggo, Bondowoso, Jember, dan Surabaya. Kegiatan ini dimulai sejak November 2019 yang diawali dengan kegiatan asesmen.

Dari hasil asesmen dapat disimpulkan bahwa terdapat dua masalah mendasar terkait pelaksanaan 10 LMKM di fasilitas kesehatan, yaitu belum adanya kebijakan peningkatan pemberian Air Susu Ibu (PP-ASI) secara tertulis dan masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan untuk menerapkan kebijakan tersebut. Berdasarkan hasil asesmen tersebut maka GAIN bekerja sama dengan CPHI memfasilitasi memberikan dukungan pada 2 (dua) masalah tersebut. (jl)

Baca Juga  GAIN dan CPHI Bekali Enumerator untuk Monev Program 10 LMKM