Gali Potensi Desa dari Festival Waluh

30
Festival Waluh di Kumpulrejo gali potensi desa

Desa-desa semakin pintar menggali dan mengangkat potensi yang dimilikinya. Satu di antara desa itu adalah Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Potensi yang dimiliki itu adalah tanaman waluh hingga memunculkan Festival Waluh.

Pada 15 Agustus 2019 lalu, festival tersebut digelar dan dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto. Festival yang diadakan di lapangan desa setempat itu merupakan yang ketiga-kalinya, sekaligus memperingati HUT ke-74 RI.

Wakil Bupati membuka Festival Waluh yang mengusung tema “Kumpulrejo Bersatu demi Kemajuan Bangsa dan Negeriku’. Hadir pula perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Camat Kapas, kepala desa se-Kecamatan Kapas serta masyarakat dari dalam dan luar wilayah.

Wabup Budi Irawanto mengapresiasi festival dan berharap kegiatan ini ke depannya dapat dikomunikasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, agar memunculkan inovasi baru.

“Sehingga bisa memromosikan Bojonegoro dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Desa-desa harus mempunyai kreasi serta inovasi guna memberdayakan masyarakat desanya,” ujarnya.

Kepala Desa Kumpulrejo, Witono, mengatakan, melalui festival dapat menjadikan masyarakat desa bersinergi serta guyub rukun. “Ini sudah menjadi ciri khas desa. Karena di sini merupakan produsen waluh,” ujarnya.

Camat Kapas, Agus Hardiyanto, menambahkan, Festival Waluh ini salah satu kreativitas serta inovasi yang patut diapresiasi. “Mudah-mudan bisa menjadikan masyakat maju dan sejahtera,” kata Agus.

Panitia juga membuat dodol dari bahan waluh yang lantas dibagikan ke masyarakat sekitar. Di sekitar lapangan juga terdapat stan-stan makanan, yang memamerkan produk UMKM dari masyarakat Desa Kumpulrejo. (*)