Lebih Dekat dengan Desa Randugenengan, Kec. Dlanggu, Kab. Mojokerto (3)

Gencar Lakukan Pembangunan dari Masa ke Masa

372
Khoiri, kepala desa menunjukkan salah satu jalan yang dihias

Sejak masa silam, Desa Randugenengan tercatat memiliki rentetan sejarah kepemimpinan yang cukup bagus. Dari masa ke masa, pembangunan yang gencar dilakukan semakin menunjukkan sisi kemajuan dari segi fisik desa. Kepemimpinan saat ini merupakan kepemimpinan ke lima yang mulai menyentuh pengembangan SDM.

Dari catatan kinerja pemerintahan desa, Nawawi, kepala desa pertama yang menjabat mulai tahun 1940 hingga 1983 dari sektor pembangunan telah melakukan pelebaran jalan di tiga dusun dan pensertifikatan tanah gogolan. Selain itu, ia juga membangun gedung Sekolah Dasar (SD) dan membangun balai desa.

Dilanjut kepemimpinan kedua, M Khoiri, kepala desa dengan masa jabatan 1984 sampai 2001 telah melakukan renovasi balai desa, pembangunan aspal jalan poros desa, pembangunan aspal jalan lingkungan, pembangunan gedung Taman Kanak-kanak (TK) dan sumur bor P2AT di Dusun Claket.

Baca Juga  Ada Dana Desa, Kemiskinan Ditarget Turun Pada 2019

Ketiga, berlanjut di tangan kepemimpinan Subkhan, kepala desa yang menjabat sejak tahun 2002 sampai 2006 ini telah melakukan renovasi terhadap pembangunan sebelumnya. Yaitu; renovasi gedung TK dan sumur bor P2AT.

Kepemimpinan keempat adalah Ir. Nasihin dengan masa jabatan mulai tahun 2007 hingga 2013. Ia melakukan pembanguna pada pendapa balai desa, pavingisasi jalan dusun dan jalan makam, pembangunan dam irigasi, plesterisasi rumah warga miskin, pembuatan drainase, bedah rumah warga dan pembangunan gedung TPQ Dusun Genengan.

Sedangkan Khoiri kepala desa dengan masa jabatan 2014 hingga sekarang telah melakukan renovasi kantor balai desa, pembangunan aspal jalan poros desa dan rehap parkir pembangunan gedung Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat (PUEM) ditambah pembinaan SDM yang dilakukan terhadap masyarakat.

penggandaan tong sampah sebagai desa binaan

“Bagi kami, melakukan pembangunan dan pemberdayaan terhadap masyarakat desa itu memang penting. Makanya, setidaknya dalam satu bulan itu kami melakukan musyawarah dengan elemen desa dan tokoh desa,” imbuh Khoiri.

Baca Juga  Tambakbulak Kondang sebagai Kampung Krupuk

Pembangunan itu, lanjut dia, diarahkan pada pengembangan pusat pertumbuhan dalam mendorong kondisi desa berkelanjutan yang memiliki ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi. Nah, saat ini pihak desa juga bekerja sama dengan intansi terkait terutama dibina langsung dari Pemkab Mojokerto. Desa ini merupakan salah satu desa binaan.

“Biasanya, sebelum musyawarah kami mempersiapkan data, informasi dan indeks yang digunakan sebagai acuan dalam pembangunan serta monitoring ke depan. Salah satu manfaatnya ya agar nanti mudah kalau mau mengevaluasi kemajuan perkembangan desa,” tambahnya (fan)