Giliran Ketua PPDI Lamongan Macung Pilkades Candisari

396
Baliho Pilkades Desa Candisari, Kec. Sambeng Lamongan saat di masa kampanye lalu.

Setelah Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Gresik, Siswadi, berhasil memenangkan Pilkades di desanya, akhir Juli lalu, kini giliran Ketua PPDI Kabupaten Lamongan, H. Hartono yang akan bertarung dalam kontenstasi politik serupa di desanya, Candisari, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Pria yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) Nongko, Candisari ini pada Minggu, 15 September 2019 lusa dipastikan akan bersaing secara head to head dengan rivalnya, Budiarto, yang tak lain adalah calon Kades petahana.

Dalam Pilkades serentak yang digelar Pemkab Lamongan, Minggu (15/9) nanti, Hartono menjadi calon kepala desa (Cakades) dengan nomor urut 2, sedang Cakades Budiarto bernomor urut 1. Kedua calon Kades ini, akan memperebutkan dukungan warga yang jumlah hak pilihnya mencapai sekitar 2.757 suara.

Hartono mengungkapkan, keinginannya macung sebagai Kepala Desa Candisari karena termotivasi keinginan untuk menghadirkan perubahan di lingkungan desanya. Pria kelahiran Lamongan, 5 Januari 1966 ini ingin mewujudkan perubahan agar Candisari bisa lebih maju, makmur dan sejahtera.  Motivasi itulah yang juga ia tuangkan dalam visi misi pencalonannya.

Baca Juga  Bukan Jadi Pejabat, Ini Cita-cita Khofifah Sejak Kecil

‘’Demi perubahan yang lebih baik, mas,’’ ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Lamong Jaya ini menguraikan motivasinya.

Deklarasi Damai yang dibacakan dua calon Kades Candisari saat pengundian nomor urut, awal Agustus lalu.

Bagi Hartono, berkecimpung di dunia pemerintahan desa sejatinya bukan merupakan hal baru. Selain telah menjabat sebagai kepala dusun sejak usia 24 tahun, ayah dua anak ini juga pernah menjadi Ketua Karang Taruna setempat.

Di level Kabupaten, ia juga masih tercatat sebagai Ketua PPDI Kabupaten Lamongan. Bahkan di level provinsi, suami Hj Suwarni ini juga masih menjabat sebagai Ketua PPDI Provinsi Jawa Timur.

Sebagai Ketua PPDI Kabupaten Lamongan, sejak tahun 2015, Hartono bahkan punya program andalan bernama Lembaga Purna Bhakti (LPB). Program ini diikuti sekitar 2.960 perangkat desa se-kabupaten Lamongan.

Dengan program ini, perangkat desa yang memasuki masa pensiun akan mendapat tunjangan dari iuran yang dikumpulkan secara gotong royong per bulan. ‘’Alhamdulillah, dengan adanya LPB, hubungan emosional perangkat desa, baik yang purna maupun yang masih menjabat bisa terjalin dengan baik,’’ imbuhnya.

Baca Juga  Hadapi Pemilu, Bupati Ponorogo Berharap Pers Netral

Sementara itu, dalam pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar akhir pekan ini, rencananya sebanyak 385 desa akan melaksanakan pemilihan kepala desanya. Demi terjaganya kondusivitas pelaksanaan, sekitar 2000 personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan untuk menjaga keamanan Pilkades. (yus)