Gubernur Khofifah Harap Hipmi Bantu Penguatan MJC

20
Gubernur Khofifah saat menghadiri agenda buka bersama dengan Hipmi Jatim, di Hotel Vasa Surabaya, (12/5). Foto : Istimewa

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta segenap pihak membantu pelaksanaan program Millenial Job Centre (MJC). Salah satunya, ia mengharapkan kiprah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim. Bukan tanpa alasan, sebab organisasi yang menaungi pengusaha muda itu, dipandang mampu menjadi penguat program MJC.

Pesan itu disampaikan Mantan Menteri Sosial RI tersebut ketika menghadiri Buka Puasa Bersama dengan Hipmi Jatim di Hotel Vasa Surabaya, Minggu (12/5).

Lebih lanjut ia mengatakan, tren dunia kerja di kalangan millenial telah berubah. Saat ini, anak muda cenderung menyukai tren kerja model gig economy atau bekerja secara kontrak (lepas). Untuk itu, adanya MJC yang akan mulai diterapkan menyebar di seluruh Bakorwil di Jatim tersebut, diharapkan bisa memberi banyak ruang berkreasi bagi anak-anak muda.

“Saya mohon, teman teman Hipmi Jatim bisa membantu penguatan Millenial Job Center,” katanya.

Selain itu, Khofifah mengungkapkan komitmen Pemprov Jatim di sektor ekonomi, khususnya di lingkup pondok pesantren. Dikatakannya, realisasi perhatian tersebut diwujudkan dalam program one pesantren one product. Nantinya, Hipmi akan digandeng untuk merealisasikan kebijakan itu.

“Kita butuh waktu untuk berdiskusi lanjut dan melakukan pemetaan untuk mematangkan segala sesuatunya. Saya ingin proses ini dapat berlangsung secara tepat dan terukur melalui kerja nyata,” tegas gubernur wanita pertama di Jatim itu.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Hipmi Jatim Mufti Anam mengatakan, usai berlangsungnya Pemilu 2019, organisasi yang kini ia pimpin bertekad mendukung penuh program pemerintah. Secara khusus, Mufti memandang kebijakan Pemprov Jatim sejalan dengan Hipmi, yakni salah satunya program Jatim Akses.

Program tersebut, menurutnya telah membantu pertumbuhan perekonomian di Jatim. Sehingga dampaknya sendiri bisa langsung dirasakan pengusaha muda. Tak hanya itu, Mufti melihat program Jatim Berkah. Menurutnya, dengan menjalankan program yang berupa pemberian apresiasi pada hafiz atau hafizah, juga memberi tunjangan kehormatan bagi imam masjid di kampung, pesisir dan pulau terluar, patut diteladani Hipmi dan kalangan muda lainnya.

“Kami ingin teman teman Hipmi Jatim, bisa mencontoh apa yang Bu Khofifah lakukan. Jadi selain berbisnis juga ada keberkahan di dalamnya,” pungkasnya. (rid, hms)