Gubernur Khofifah Rencanakan Inventarisir dan Kanalisasi Potensi SMK di Jatim

124
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika menghadiri Pameran Tugas Akhir SMKN 12 Surabaya, Kamis (11/4). Foto : istimewa.

SMK 12 Surabaya mengadakan Pameran Tugas Akhir di JX Internasional Surabaya, Kamis 11 April 2019.  Dalam agenda itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turut hadir. Ia secara khusus menyambut baik perhelatan tersebut.

Menurutnya, apa yang dilakukan SMK 12 Surabaya itu cukup mengesankan. Sehingga gubernur perempuan pertama Jatim itu optimistis lulusan SMK tersebut nantinya mampu menjawab tantangan industri 4.0.

Karenanya, untuk mengoptimalkan hal tersebut, Pemprov Jatim berencana menginventarisir dan mengkanalisasi kebutuhan serta keunggulan SMK. Untuk prosesnya sendiri, kata Khofifah, akan dipetakan secara khusus melalui Dinas Pendidikan Jatim. Sebab, kebijakan tersebut juga terdapat dalam program Nawa Bhakti Satya, yakni Milenial Job Center (MJC).

“Kami memiliki Milenial Job Center yang akan memberikan akses terhadap lulusan SMK.  Di MJC tersebut, nantinya akan dibentuk kanalisasi seperti apa saja yang harus disiapkan. Mungkin butuh kursus 6 bulan atau 1 tahun. Kita ingin memaksimalkan dari seluruh kreativitas yang telah tumbuh dan dimiliki  di SMKN 12 ini,” katanya.

Selain itu, di hadapan guru dan siswa SMKN 12 Surabaya, Khofifah mengatakan bahwa sejatinya dalam diri manusia dianugerahi dua otak, yakni kiri dan kanan. Yang berarti dari keduanya berfungsi menggerakkan diri agar lebih sensitif dan kreatif. Sedang dari sensitivitas tersebut memicu terbentuknya rasa.

“Rasa yang dimiliki siswa harus diasah agar tumbuh, dan salah satunya mengasah lewat kreativitas siswa SMKN 12 Surabaya,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah ketika melihat kreasi siswa SMKN 12 Surabaya. Foto : istimewa.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah mengajak segenap siswa untuk memanfaatkan kanal media sosial. Dengan itu, ia berharap para siswa bisa lebih mengenalkan keunggulan kreasi anak SMK di kancah dunia.

“Kepada anak-anakku, mari kita upload di media sosial keistemewaan sekolah kita, baik kerajinan dan seninya. Bikinlah status hebatnya SMKN 12 agar dunia mengenal sekolah kita dan kerennya sekolah di SMKN 12,” paparnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMKN 12 Drs. Biwara Sakti Pracihara M.Pd mengatakan pameran tugas akhir tersebut merupakan salah satu kegiatan akhir tahunan. Kegiatan tersebut dihelat tidak lain untuk menginformasikan masyarakat bahwa SMKN 12 Surabaya adalah SMK seni satu-satunya terbesar dan terlengkap di Jatim. Ditambah juga agar masyarakat bisa mengetahui keunggulan SMKN 12 Surabaya.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin akhir tahun ajaran. Untuk diketahui masyarakat, sekolah kami merupakan sekolah seni satu satunya di Jatim, yang di dalamnya terdapat seni rupa (pameran) dan pertunjukan (tampilan di panggung),” pungkasnya. (dd-07, hms)