Hadiri Pemilihan Duta Batik, Arumi Sebut Berwajah Rupawan Saja Tidak Cukup

36
Ketua Dekranasda Jatim Arumi Emil Dardak saat menghadiri Pemilihan Duta Batik Jawa Timur tahun 2019. Foto : Istimewa.

Memiliki wajah rupawan saja tidak cukup untuk bisa menjadi Duta Batik. Dibutuhkan aspek lain seperti kecerdasan, kecakapan ilmu, dan penguasaan wawasan yang luas, agar lebih mudah menyebarkan keunggulan batik kepada masyarakat.

Itulah pesan tersirat dari sambutan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Prov. Jatim Arumi Emil Dardak, ketika menghadiri Pemilihan Duta Batik Jawa Timur 2019 di Grand City, Surabaya, Sabtu 13 April 2019 malam. Menurut Arumi, di era sekarang, menjadi seorang Duta Batik harus memiliki keunggulan lebih. Ia menyebut hal itu berbeda dengan masa lampau di mana aspek yang utama adalah kecantikan dan ketampanan.

“Jadi tidak hanya tentang dunia saja, tapi juga harus bisa mempromosikan batik Jawa Timur agar semakin dikenal luas,” katanya di depan segenap undangan.

Mantan Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek tersebut menambahkan, keadaan itu tidak lepas dari tuntutan zaman yang telah berubah. Untuk itu, penting bagi penyandang gelar Duta Batik untuk menambah kemampuan, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan.

Arumi berharap, dari rangkaian perhelatan tersebut mampu menghasilkan sosok yang dapat mengemban amanah dan tanggung jawab. Khususnya, dalam rangka mempromosikan batik Jawa Timur agar dikenal luas oleh khalayak.

Ke depan, melalui Dekranasda Jatim, ia berupaya akan mendukung penuh ajang tersebut. Ia berkeinginan, usai dilaksanakan event itu bisa melahirkan figur yang dapat mengangkat dan mempromosikan Batik Jawa Timur, di kancah lebih luas.

“Seterusnya kami akan senantiasa mendukung terselenggaranya Duta Batik Jawa Timur. Semoga dengan adanya ajang ini mampu melahirkan duta-duta batik Jatim yang bisa mengangkat dan mengenalkan batik dan kerajinan dari seluruh Jatim,” pungkasnya. (p-07, hms)