Inovatif, Pemprov Jatim Raih IGA 2018

209

Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Jatim Pakde Karwo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, untuk kedua kalinya Pemprov Jatim meraih penghargaan Pemerintah Provinsi Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2018. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo kepada Pakde Karwo di Puri Agung Convention Hall Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (7/12) malam.

IGA Award 2018 diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang melakukan terobosan inovatif sehingga pelayanan publik bagi masyarakat menjadi lebih mudah, efektif, efisien dan transparan. Penilaian dan penghargaan pemerintah daerah inovatif (Indeks Inovasi Daerah) tahun 2018 diberikan kepada provinsi dan kabupaten/kota yang telah berhasil melakukan inovasi daerah dalam bentuk inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, dan inovasi daerah lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Sedangkan untuk menentukan pemerintah daerah inovatif, penilaian dilakukan terhadap berbagai inovasi yang berhasil dilakukan pemerintah daerah. Kriterianya antara lain, mengandung pembaharuan seluruh dan sebagian unsur dari inovasi, memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat, tidak mengakibatkan pembebanan dan pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kecuali itu, inovasi tersebut harus merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, serta dapat direplikasi.

Seusai menerima penghargaan, Pakde Karwo mengatakan, pelayanan publik menjadi pintu kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan pelayanan publik y ang baik harus dilakukan dengan cara pemberdayaan masyarakat dan melibatkan peran serta partisipasi dari masyarakat yang dilayani. Untuk itu, pemerintah terus melibatkan masyarakat dalam menentukan kebijakan dan membuat inovasi pelayanan publik.

“Partisipatoris merupakan cara pemprov memberikan pelayanan publik bagi masyarakat Jatim. Komitmen pimpinan itu betul harus dilakukan, tetapi di Jatim pemerintah harus berbicara dengan masyarakat. Jadi, inovasi pelayanan publik yang ada di Jatim itu muncul karena ada keikutsertaan masyarakat di dalamnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan, berdasarkan catatan Kemendagri, setiap tahun lebih dari 27 kementerian dan lembaga memberikan penghargaan kepada daerah. Dari sisi obyektif Kemendagri, ada sembilan yang terseleksi paling baik seperti Kemenkeu, Kementerian Bappenas, KPK RI. Rangkumannya mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha.

Penghargaan IGA 2018 pemerintah provinsi terinovatif diberikan kepada Jawa Barat sebagai peringkat pertama, Jawa Timur sebagai peringkat kedua, dan Sumatera Barat sebagai peringkat ketiga.

Untuk kabupaten terinovatif diserahkan kepada Kabupaten Banyuwangi sebagai peringkat pertama, Kabupaten Padang Pariaman sebagai peringkat kedua, dan Kabupaten Banggai sebagai peringkat ketiga.

Sedangkan untuk kota terinovatif diberikan kepada Kota Bandung sebagai peringkat pertama, Kota Makassar sebagai peringkat kedua, dan Kota Bontang sebagai peringkat ketiga.

Untuk kategori kabupaten perbatasan diraih Kabupaten Bone dan kategori kabupaten tertinggal kepada Kabupaten Musi Rawas. (uul, hms)