Menyapa Desa Tungul, Kec. Paciran, Kab. Lamongan (2)

Jaga Kultur dengan Simpul

242
Yasin (memaka kopyah), Kades Tunggul didampingi Sekdes dan perangkat lainnya. Foto-Foto: Hamzah Afif Afandi/derapdesa.id

SIKAP gotong royong yang melekat dalam diri masyarakat Desa Tunggul nyatanya tak hanya berkutat pada pembangunan jalan. Dari data desa, banyak sekali tercatat pembangunan infrastruktur yang selain dimotori dana desa atau pendapatan desa, juga dimotori swadaya masyarakat.

Diantaranya; pembangunan masjid dengan swadaya Rp 110 juta, pembangunan beberapa musala dengan swadaya Rp 488 juta, pembangunan saluran air dari pemerintah dan swadaya berupa pembuatan tutupnya, pembangunan pasar desa dari pemerintah Rp 150 juta dan dari swadaya Rp 45 juta serta banyak lagi hasil swadaya lainnya.

Yasin beserta perangkat desa memang memiliki langkah tertentu untuk menggait warganya. Pertama, memanusiakan manusia. Artinya, baik rival atau tidak rival digandeng semuanya. Kedua, kordinasi bukan sekadar kata. Bagi dia, kordinasi yang lebih pas adalah kopi, rokok dan nasi.

“Di zaman milenial ini sudah tidak zaman hanya koar-koar memerintah. Ditertawakan orang, Mas. Saya kadang punya kambing ya saya beri kambing. Ayo, ini disembelih. Beras dari tanah bengkok juga kadang kita giling dan dimakan orang banyak. Sampai kadang saya juga bawa obat untuk antisipasi. Terutama rokok, itu penting,” katanya meyakinkan.

Gapura Desa Tunggul

Kebiasaan itu berlangsung hingga sekarang. Masyarakat pun mencontoh dan tak perlu diperintah. Setiap ada kerja bakti, lanjut dia, pasti ada kambing mati. Ketiga, prinsip yang dipakai yaitu harus bisa di tengah. Artinya, tidak memihak. Hal ini karena, di Desa Tunggul banyak organisasi masyarakat dan golongan. Semua dilebur dalam kepengurusan.

Keempat, setiap tanggal 10 di tiap bulan, pemerintah desa bersama elemen desa sekaligus tokoh masyarakat rutin mengadakan pertemuan. Pertemuan itu dilakukan tak lain untuk membahas berbagai permasalahan. “Simpul masyarakat kita sudah terbentuk. Semua elemen terlibat,” tambahnya. (fan)

baca juga: Lekatnya Semangat Gotong Royong

Data Desa:

Kepala Desa                            : Drs. H. M. Yasin

Sekretaris Desa                       : Moh. Shodiq, S.Kom

Kaur Keuangan                        : Zaenul  Arifin, Sh

Kaur Perencanaan                    : Akrom

Kaur Tata Usaha Dan Umum     : Drs. H. Ahmad Musthofa

Kasi Pelayanan                        : Moh. Ikhsan, S.Pd

Kasi Kesejahteraan                  : Habib Khoiri

Kasi Pemerintahan                   : Khoirul Anwar, S.Pd

Kepala Dusun Tunggul              : Zainal Abidin, S.Kom

Kepala Dusun Genting             : Subambang

 

Luas Wilayah

Luas Desa Tunggul                 : 325 Ha

Pemukiman umum                  : 67,88 Ha

Perkantoran                            : 2,50 Ha

Sekolah/Madrasah                   : 4,80 Ha

Pelabuhan                               : 4,50 Ha

Tanah kas desa                        : 6,53 Ha

Tanah Makam                          : 2,82 Ha

Tanah GG                                : 4,00 Ha

Masjid dan Musholla                 : 8,20  Ha

Sawah dan tegalan                   : 223,77 Ha

Jumlah Penduduk                     : 5.300 jiwa

 

Batas Desa

Sebalah utara               : laut jawa

Sebelah selatan            : Desa Sendangduwur Kecamatan Paciran

Sebelah barat               : Desa Paciran Kecamatan Paciran

Sebelah timur              : Desa Kranji Kecamatan Paciran