Jatim Kini Miliki Tenda Edukasi Bencana Pertama di Indonesia

107

SURABAYA- Warga Jawa Timur kini patut berbangga. Karena saat ini, Pemprov Jatim telah memiliki Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina). Tenda yang berfungsi sebagai media edukasi kebencanaan bagi warga Jatim, khususnya siswa TK, SD, dan SMP ini akan menjadi satu-satunya Tenpina yang dimiliki provinsi di Indonesia.

Tenda berukuran 10×15 meter yang ditaksir bernilai Rp 1,5 miliar ini kini berdiri kokoh di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Jatim, Jl S. Parman No 55, Waru, Sidoarjo.

Hadirnya tenda edukasi bencana ini merupakan wujud implementasi janji politik Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya kesembilan tentang Jatim Harmoni.

“Tentu, hal ini sekaligus memperkuat komitmen Gubernur Jatim yang telah memasukkan aspek penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana dalam RPJMD Jatim 2019 – 2024, serta menjadikannya sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemprov Jatim,” ujar Kalaksa BPBD Jatim, Suban Wahyudiono, Sabtu (7/3/2020).

Baca Juga  Setahun Khofifah-Emil Progres Penanggulangan Bencana: Tanggap di Setiap Bencana Alam, Diapresiasi Pusat dengan Penghargaan

Tenda edukasi bencana yang merupakan hasil ide kreatif dari Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono ini sedianya berisi berbagai paparan dan gambar tentang kesiapsiagaan penanganan berbagai macam bencana, seperti, bencana longsor, banjir, tsunami dan Gunung Berapi.

Selain itu, Tenpina juga dilengkapi dengan media bermain anak yang bernilai edukasi kebencanaan. Semua itu disiapkan untuk masyarakat dalam rangka proses edukasi bencana guna mengurangi indeks risiko bencana di Jatim. “Saat ini, Tenpina sudah dalam tahap finishing,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, masyarakat sudah sempat mengunjungi BPBD Jatim untuk melihat dan mengunjungi fasilitas edukasi bencana tersebut. Namun, kala itu Tenpina masih dalam proses soft launching menuju finishing akhir.

“Kami berharap pada akhir Maret nanti Ibu Gubernur, Khofifah Indar Parawansa bisa meresmikan pembukaan penggunaan dan pemanfaatan Tenpina bagi masyarakat Jatim,” harapnya. (*)

Baca Juga  Buka BBGRM dan HKG PKK, Khofifah Minta Kasus Stunting Jadi Fokus Perhatian