Jelang Pemilu, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Guyub Rukun

34
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, dengan ditemani Ketua KPU Jatim, Chairul Anam menjadi narasumber di salah satu radio swasta di Surabaya, Kamis 4 April 2019. Mereka meminta masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Foto : Humas Prov Jatim for derapdesa.id.

Pagelaran Pemilu 2019 akan dilaksanakan serentak 17 April mendatang. Karenanya, seluruh lapisan masyarakat di Jatim diharapkan menjaga suasana damai dan guyub rukun. Itulah yang disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika menjadi narasumber di salah satu radio swasta di Surabaya, Kamis 4 April 2019.

Dengan ditemani Wakil Gubernur Jatim  Emil Elestianto Dardak, beserta Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Chairul Anam, Khofifah menekankan pentingnya menjaga suasana menjelang perhelatan Pemilu. Sebab, itu dinilainya sebagai budaya khas masyarakat Jawa Timur.

“Di Jatim selama ini sangat kondusif, karenanya mari kita sukseskan pesta demokrasi ini dengan format dinamik kondusif dan penuh sukacita,” ungkap gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, dengan ditemani Ketua KPU Jatim, Chairul Anam menjadi narasumber di salah satu radio swasta di Surabaya, Kamis 4 April 2019. Mereka meminta masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Foto : Humas Prov Jatim for derapdesa.id.

Ia menambahkan, seluruh tahapan pesta demokrasi itu sangat menentukan komposisi pemerintahan. Itu merujuk pada penentuan presiden dan wakil presiden terpilih lima tahun ke depan. Serta jajaran pemerintah di tingkatan legislatif, termasuk anggota DPR-RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kab/Kota, serta anggota DPD RI.

“Pemilu merupakan proses berekspresi untuk menentukan calon pemimpin bangsa dalam satu waktu, karenanya mari kita ambil bagian di dalamnya,” terang perempuan yang menjabat sebagai Ketua PP Muslimat NU itu, sembari menambahkan bahwa koordinasi dengan lintas sektor juga terus dilakukan untuk kesiapan Pemilu 2019.

Ia meminta masyarakat yang namanya belum terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, agar melakukan pengecekan di kantor KPU, atau melalui portal yang telah disediakan oleh KPU. Selain itu, bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT ataupun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) diperbolehkan menggunakan KTP elektronik pada 1 jam sebelum pemungutan suara ditutup.

“Mari seluruh warga Jatim gunakan hak pilihnya dan memilih sesuai hati nuraninya masing-masing. Semoga apa yang kita cita-citakan untuk menjadi bangsa yang semakin sejahtera bisa terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, Wagub Emil yang ikut di lokasi menyampaikan hal serupa, khususnya bagi generasi millennial. Ia meminta agar anak muda tersebut turut andil dalam suksesi Pemilu 2019 mendatang.

“Segala kebijakan yang dijalankan sekarang merupakan kebijakan pimpinan bangsa dan legislatif. Oleh sebab itu mari ikut aktif berpartisipasi sebagai bentuk sumbangsih pembangunan bangsa,” urainya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Jatim Chairul Anam mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu relatif siap, terutama seputar logistik. Ia menambahkan, keperluan logistik telah didistribusikan ke tempat terjauh di Jatim, yakni Pulau Sapaken, Kab. Sumenep. Ia juga memastikan, KPU Jatim telah menyiapkan relawan demokrasi yang akan diperbantukan di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Serupa dengan seruan gubernur, ia meminta masyarakat Jatim menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Menurutnya, KPU Jatim berupaya melakukan proses rekapitulasi dengan cepat dan berbasis elektronik. Serta akan memublikasikannya lewat portal KPU.

“Kami akan memastikan semua proses berjalan lancar dan semoga tidak ada kecurangan,” tegas Anam. (dd-07, hms)