Kades Bancar Minta Warganya Di Perantauan Tidak Mudik

179

PONOROGO – Menyusul dengan adanya warga yang positif terjangkit virus corona (covid-19), saat ini Kabupaten Ponorogo dinyatakan sebagai zona merah pandemi covid-19 Untuk menghambat penyebaran virus ini di wilayah Desa Bancar, Pemerintah Desa (Pemdes) Bancar, Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo, Jatim mengimbau agar warga yang berada di perantauan tidak mudik dulu ke Desa Bancar.

“Yang lebih penting, warga Desa Bancar yang saat ini masih berada di perantauan, untuk sementara waktu lebih baik jangan pulang mudik dulu ke Desa Bancar. Ini untuk menjaga atau mewaspadai penyebaran Covid-19,” ujar Kepala Desa Bancar Agus Sudarmono, Selasa (7/4/2020).

Menurut Agus, saat ini ada puluhan warganya yang bekerja di kota-kota besar serta luar negeri.

“Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini ada yang kembali ke kampung halaman. Tentunya mereka akan berinteraksi dengan warga lain yang ada di desa, terutama keluarganya. Makanya, kami sampaikan hal ini sebagai bentuk pencegahan,” tukasnya.

Baca Juga  Lima Petahana Tumbang, 10 Melaju

Sebagai upaya pencegahan virus corona di Desa Bancar, pihak Pemdes Bancar bergerak cepat dengan membuat Posko Satgas Desa Siaga Covid-19 di Balai Desa Bancar sejak beberapa hari lalu.

Pamflet larangan mudik Pemdes Bancar.

“Kami juga sosialisasi keliling desa dan melakukan penyemprotan disinfektan bersama Karang Taruna Bhakti Pertiwi dan PHBI, serta masyarakat Desa Bancar, juga pemasangan pamflet, spanduk dan banner tentang hidup sehat dan pencegahan virus corona,” tandas Agus.

Dia berharap kepada masyarakat dan semua elemen yang ada di Desa Bancar untuk bahu-membahu mencegah berkembangnya virus corona. Agus juga meminta masyarakat tetap tenang, tidak takut, tidak panik, dan tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Hal itu disampaikan sebagai tindak lanjut surat edaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Kabupaten Ponorogo, serta perintah Camat Bungkal.

Baca Juga  Panitia Pilkades Harus Netral

“Saya berharap kepada masyarakat Desa Bancar untuk membiasakan hidup sehat, bersih, dan selalu olahraga,” ujar Agus.

Ppihaknya juga menyampaikan hal-hal lain yang bisa dilakukan berupaya mencegah corona. Yakni, selalu memakai masker, menjaga jarak minimal satu meter saat berinteraksi dengan orang lain, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

“Sebisa mungkin menghindari kegiatan berkumpul seperti kegiatan arisan, majelis ta’lim, pertemuan atau mendatangi tempat keramaian,” pesannya. (nur)