Khofifah-Emil Halal Bihalal dengan Masyarakat

119
Khofifah dan Emil halal bihalal dengan masyarakat di gedung Grahadi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menjalani hari pertama Idul Fitri 1440 dengan menggelar halal bihalal dengan ribuan masyarakat Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (5/6). Mereka berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pejabat hingga tukang becak dan homeless society.

Antrian masyarakat terlihat mulai pukul 09.00 WIB yang menanti bersalaman dengan Gubernur, Wagub dan Sekdaprov Jatim. Tepat pukul 10.00 WIB, garis pembatas mulai dibuka dan antrean mengular.

Khofifah didampingi putra keduanya Jalaluddin Mannagalli Parawansa kompak mengenakan pakaian berwarna hijau. Sedangkan Wagub Jatim Emil Dardak didampingi Istri Arumi Bachsin dan kedua anaknya. Hadir pula Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono beserta istri.

Beberapa pejabat tampak hadir dalam acara tersebut. Antara lain Kapolda Jatim beserta jajarannya, Pangdam V/Brawijaya beserta jajarannya, Danrem, Kapolrestabes Surabaya, Konjen AS, Konjen Jepang, dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.

Khofifah mengatakan, tradisi berhalal bihalal merupakan suatu tradisi yang khas Indonesia, kebiasaaan yang sangat baik bersilaturahmi tanpa harus saling mengenal secara individu. “Jadi mereka bersalam-salaman. Pada saat mereka bersalam, mudah-mudahan hatinya bersalam, pikirannya bersalam sehingga akan terbangun harmony partnership. Yang satu dengan yang lain akan terbangun satu kehidupan yang harmoni,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini dibutuhkan harmoni dalam berfikir dan gerakan karena memang NKRI membutuhkan persatuan semua. Halal bihalal inilah bisa menjadi salah satu sarana untuk menciptakan harmoni.

“Kalau kita bersilaturahmi, tangan kita bersalam. Lalu lisan kita berucap mohon maaf lahir dan batin. Kalau lisan kita berucap mohon maaf lahir dan batin, timbal baliknya mengucapkan hal yang sama, maka ada kesalingan. Saling meminta maaf dan saling memberi maaf,” katanya.

Halal bihalal pada hari pertama Lebaran ini dengan dua sesi, yakni sesi pertama pada pukul 10.00 – 12.00 WIB, dan sesi kedua pada pukul 14.00 – 16.30 WIB. Berbagai menu makanan tradisional juga telah disiapkan, seperti sate, bakso, gulai, soto ayam, soto daging dan lainnya, termasuk minuman es buah dan es doger serta berbagai macam buah-buahan lokal. (uul, hms)