Khofifah: Harkitnas, Momentum Bangkit Lawan Kemiskinan

49

Hari ini, Senin (20/5), merupakan kali pertama Gubernur Jatim, Khofifah menjadi  inspektur upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Harkitnas tingkat provinsi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam peringatan Harkitnas yang ke-111 Tahun 2019, Khofifah menegaskan pentingnya menjadikan Harkitnas sebagai momentum. untuk bangkit melawan kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan dan upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Hari ini kita harus merajut kembali, membangun serta memompa semangat kita untuk bersama-sama bangkit melawan hal-hal tersebut,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dikatakan, salah satu cara melawan kebodohan adalah dengan meningkatkan derajat pendidikan, salah satunya pendidikan vokasi. Melalui pendidikan vokasi, diharapkan para lulusan mampu menjadi tenaga kerja yang memiliki keahlian (skill).

“Bila ini dilakukan dapat membantu meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita,” kata Khofifah, sapaan lekatnya.

Selain melawan kebodohan, lanjutnya, Pemprov Jatim juga terus berupaya menurunkan angka kemiskinan terutama di pedesaan. Berbagai upaya terus dilakukan salah satunya dengan menguatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama di pedesaan.

“Semua ini dilakukan untuk mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat di Jatim,” tegas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Dalam kesempatan ini, Khofifah juga mengajak masyarakat Jatim untuk menjadikan momentum Harkitnas sebagai penguat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Segala perbedaan yang ada harus disyukuri sebagai suatu rahmat, bukan sebagai potensi pemecah belah atau disintegrasi.

“Ini harus menjadi penguat kita untuk meneguhkan Jatim sebagai provinsi besar dimana Sumpah Palapa yang diucapkan Patih Gajah Mada berasal dari Kerajaan Majapahit yang merupakan wilayah Jatim. Makna dari sumpah ini harus kita jaga bersama,” terangnya.

Dalam upacara peringatan Harkitnas yang mengambil tema “Bangkit Untuk Bersatu” ini, Gubernur Jatim juga menyerahkan penghargaan Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018. Diantaranya, Juara I  yang diraih Kecamatan Singosari Kab. Malang, Juara II diraih Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya dan Juara III diraih Kecamatan Sumberasih Kab. Probolinggo.

Upacara

Gubernur Khofifah Dan Wagub Emil Berfoto Bersama Para Camat Pemenang Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Prov Jatim Th 2018

kali ini juga dimeriahkan dengan paduan suara gabungan mahasiswa dengan Komunitas Lintas Agama diantaranya dari Komunitas Muslimat NU Surabaya dan Sidoarjo, Pemuda pemudi Gereja HKBP Rungkut Surabaya, Komunitas Gereja Katolik Surabaya, serta Komunitas Muda Mudi Vihara Budhaya Dharmawira Centre Surabaya.

Turut hadir dalam upacara kali ini Wakil Gubernur Jatim beserta istri, Sekdaprov Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, serta beberapa Kepala instansi vertikal di Provinsi Jatim. (yus*, hms)