Khofifah: Museum SBY Akan Menjadi Resonansi dan Gravitasi Luar Biasa

329

PACITAN – Presiden RI Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempersembahkan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan yang akan menjadi legacy penting bagi bangsa dan negara, khususnya generasi muda pecinta demokrasi dan kepemimpinan yang visioner, cakap serta kuat. Peresmian pembangunan dimulai dengan ditekannya tombol sirene oleh SBY di Pacitan, Sabtu (22/2/2020).

SBY mengatakan, museum Presiden Amerika seperti Truman, Eisenhower, Clinton, dan Bush yg pernah dikunjungi bersama bu Ani dibangun di tanah kelahiran mereka.

“Dari situ jugalah saya mendapat inspirasi membangun museum ini di Pacitan,” ungkap SBY.

Sementara itu, Direktur Museum Ossy Dermawan menjelaskan, museum ini akan menampilkan sejarah hidup Presiden RI ke-6, SBY.

“Museum ini akan menampilkan sejarah hidup SBY yang dibagi menjadi berbagai tema. Dimulai dari masa kecil dan remaja di Pacitan hingga terpilih menjadi Presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat,” kata Ossy.

Baca Juga  Menjaga Repihan Tradisi Leluhur

Dia menambahkan, museum ini rencananya tidak hanya akan meng-cover sejarah manis-getir kehidupan SBY semasa tinggal di Pacitan, tetapi juga perjalanan pendidikan, karier militer, politik-pemerintahan, hingga capaian kerja satu dekade pemerintahan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam groundbreaking museum SBY menyampaikan, pembangunan museum ini menjadi resonansi dan gravitasi yang luar biasa untuk Pacitan, Jawa Timur, dan Indonesia.

“Mudah-mudahan pembangunan museum ini menjadi resonansi dan gravitasi yang luar biasa untuk Pacitan, Jawa Timur, dan Indonesia. Ini juga hadiah spesial karena berbarengan dengan hari jadi Pacitan yang ke-275,” terang Khofifah.

Harapan senada juga diungkapkan Bupati Pacitan Indartato. Dia mengucapkan terima kasih kepada SBY dan keluarga telah membangun museum ini di bumi Pacitan.

“Tahun 2019, jumlah wisatawan yg berkunjung ke Pacitan 2,3 Juta orang. Mudah-mudahan ketika museum ini jadi bisa jadi 5 juta wisatawan,” harapnya. (nur)