Lanjutkan Program Pakde Karwo, Minggu Depan Khofifah Gratiskan Denda PKB dan BBNKB

81

Program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang menjadi ‘tradisi’ tahunan di era kepemimpinan Pakde Karwo, kini dilanjutkan GubernurJatim, Khofifah Indar Parawansa.

Rencananya, kegiatan yang menjadi rangkaian program peringatan Hari Jadi Jatim ke-74 ini akan dimulai minggu depan, tepatnya tanggal 23 September 2019 hingga 14 Desember 2019.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Khofifah di sela-sela kegiatan launching Peringatan Hari Jadi Jatim ke-74 di Ruang Bhinaloka, Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (18/9/2019).

“Banyak yang bertanya ke saya, Bu Khofifah apa ini hoaks? Saya bilang tidak. Yang ditanya ini pemutihan dan pembebasan bea balik nama bagi pemilik kedua. Saya sampaikan ini kado bersama dari pemprov,” kata Khofifah di hadapan para wartawan.

Berdasar data Pemprov Jatim, sasaran program pemutihan PKB dan BBNKB tahun ini mencapai sekitar 1,9 juta obyek. Jumlah itu merupakan angka kendaraan yang belum membayar pajak ranmor. Dari jumlah itu, total pajak yang belum terbayar mencapai Rp 374 miliar.

Secara detail, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, Budi Priyo mengungkapkan, jumlah kendaraan yang belum daftar ulang itu mencapai 1.911.240 unit. Angka itu meliputi, kendaraan roda 2 dan roda 4. Jika diprosentase secara keseluruhan, jumlahnya hanya sekitar 3-4 persen dari total kendaraan bermotor di Jatim yang mencapai sekitar 1 juta lebih.

BUKAN HOAKS. Info grafis yang banyak beredar lewat media sosial ini bukanlah hoaks, seperti yang disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (18/9/2019)

Karenanya, Budi menilai tingkat kepatuhan masyarakat Jatim dalam membayar pajak saat ini sangat baik. “Sangat luar biasa bagus (tingkat kepatuhannya). Jadi kalau lihat angka 1 juta sekian ada angka sekitar 3 sampai 4 persen, itu artinya tingkat kepatuhan mencapai sekitar 97 persen,” paparnya.

Bagi masyarakat Jatim yang akan memanfaatkan layanan ini, Budi menjelaskan, mereka bisa mengunjungi ratusan gerai di Jatim, termasuk samsat keliling yang siap melayani masyarakat.

“Pertama di 187 titik, termasuk indomaret sebanyak 16.900 gerai se Indonesia. Lalu ada layanan mobile didukung 88 samsat keliling,” imbuhnya.

Sementara, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Budi Indra Dermawan di kesempatan yang sama menambahkan, pembayaran pajak kali ini juga bisa dilakukan secara online.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat memanfaatkan program ini dengan baik. “Semoga langkah ini bisa menimbulkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak,” pungkasnya. (yus)