Lima Petahana Tumbang, 10 Melaju

128

Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik berlangsung aman dan lancar. Dari 19 incumbent atau petahana yang ikut meramaikan pesta demokrasi rakyat itu, lima petahana tumbang, sedangkan 10 lainnya melaju.

Sesuai data dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi (30/10), cakades incumbent yang masih dipilih kembali oleh warganya yakni Abdul Karim Aly (Kades Tanggulrejo, Kec Manyar), Miftahul Huda (Kades Kandangan, Duduksampeyan), Mas’ud (Kades Wedoroanom, Driyorejo), Edy Suparno (Kades Kepuhklagen, Wringinanom).

Kecuali itu ada Syafi’i (Kades Bunderan, Sidayu) dan Sujari (Kades Mriyunan, Sidayu), Maslichan (Kades Sukowati, Bungah), Khamid (Kades Sidorejo, Bungah), In’am (Kades Ketapanglor, Ujungpangkah), Abdul Aziz (Kades Daun, Sangkapura).

Sedangkan lima cakades incumbent yang kalah ada di Desa Pejangganan (Manyar), Panjunan (Duduksampeyan), Menganti (Menganti), Tebuwung (Dukun), dan Karangrejo (Ujungpangkah).

Ada pula fenomena menarik dari Pilkades Gresik tahun 2017 kali ini, yaitu beberapa desa para cakadesnya masih satu keluarga. Ada tiga desa yang cakades-nya suami-isteri, yaitu Wedoroanom (Driyorejo), Desa Bunderan (Sidayu) dan Desa Sidorejo (Bungah).

Sedangkan cakades yang masih satu keluarga juga terjadi di Desa Sukowati (Bungah), antara bapak dan anak, Desa Boteng (Menganti), ibu dan anak. Kecuali itu di Kecamatan Manyar, ada pertarungan saudara sepupu yang memperebutkan suara menjadi Kades Tanggulrejo.

Menurut Tursilo, faktor munculnya cakades dari dari satu keluarga ini karena adanya aturan Permendagri 112 tahun 2014 tentang Pilkades. Pada aturan itu ada aturan cakades minimal dua orang dan paling banyak lima orang.

“Karena hanya ada satu cakades dan tidak ada cakades lain yang maju, maka panitia pilkades setempat menyiasati dengan menyiapkan calon lain yang diambil dari keluarga dekatnya. Hal ini untuk menghindari pembatalan pemilihan dan sah menurut aturan,” ungkap Tursilo.

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menyatakan, seluruh proses pilkades serentak Gresik tahun 2017 ini berjalan sukses.

 

Puji Pilkades Ber-IT

Sementara itu, Bupati bersama Sekda Gresik sat meninjau Pilkades di Desa Kepuhklagen (Wringinanom), saat mencoba masuk sebagai pemilih dengan memeriksa jarinya pada finger mesin, datanya tak bisa keluar. Karena tidak terdaftar sebagai pemilih di desa tersebut.

Hal serupa juga dialami Ketua KPU, Arif Budiman yang saat itu tengah mengunjungi Pilkades di desa tersebut. Arif bersama Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali juga turut hadir memantau pelaksanaan Pilkades di Kepuhklagen. Keduanya memuji pelaksanaan Pilkades yang sudah memanfaatkan IT.

Dari 19 desa yang menggelar Pilkades, ada lima desa yang memanfaatkan IT, yaitu Desa Kepuhklagen (Wringinanom), Tulung (Kedamean), Daun (Sangkapura Pulau Bawean), Panjunan dan Desa Kandangan keduanya berada di Kecamatan Duduksampean.

Arif Budiman dan Zainudin Amali mengapresiasi pelaksanaan Pilkades di Gresik yang sudah membuat terobosan dengan memanfaatkan IT. Pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) serta pemanggilan pemilih berbasis IT ini adalah sebuah lompatan besar inovasi.

“Hal ini akan saya sampaikan kepada Mendagri atau pada saat rapat komisi, bahwa Gresik sudah selangkah lebih maju. Tinggal perbaikan serta penambahan saja agar nantinya pelaksanaan Pilkades bisa lebih baik,” ujar Zainudin Amali.

Bupati Gresik, Dr Sambari Halim Radianto menyatakan, langkah ini bentuk inovasi Pemkab Gresik. Dia mengaku memang masih banyak kekurangan. Namun ke depan, pihaknya akan melaksanakan perbaikan-perbaikan untuk kesempurnaannya. (gei, edt)

 

Data Pilkades Serentak Gresik 2017

No       Desa             Kecamatan

  • Tanggulrejo Manyar
  • Pejangganan Manyar
  • Kandangan Duduksampeyan
  • Panjunan Duduksampeyan
  • Wedoroanom Driyorejo
  • Putatlor Menganti
  • Boteng Menganti
  • Menganti Menganti
  • Tulung Kedamean
  • Kepuhklagen Wringinanom
  • Bunderan Sidayu
  • Mriyunan Sidayu
  • Sukowati Bungah
  • Sidorejo Bungah
  • Tebuwung Dukun
  • Sekapuk Ujungpangkah
  • Ketapanglor Ujungpangkah
  • Karangrejo Ujungpangkah

Daun                          Sangkapura (Pulau Bawean)