Marak Bencana, BPBD Jatim Siagakan Pasukan dan Peralatan

247

Datangnya musim penghujan yang diiringi dengan maraknya bencana alam saat ini langsung disambut dengan upaya peningkatan kesiap-siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim. Salah satunya, dengan menggelar apel kesiap-siagaan berupa pelatihan dan chek peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki.

Kegiatan apel kesiap-siagaan yang dimulai hari Rabu (12/12) hingga Jumat (14/12) itu digelar di Selorejo Hotel & Resort, Ngantang Kab. Malang. Sebanyak 75 orang pasukan BPBD dilatih untuk peningkatan kapasitas SDM personel, sekaligus pemanfaatan peralatan penanggulangan bencana.

Kalaksa BPBD Jatim, Suban Wahyudiono mengungkapkan, upaya kesiap-siagaan yang dilakukan pihaknya ini menindaklanjuti perintah Gubernur Jatim, Pakde Karwo yang meminta BPBD Prov. Jatim agar bertindak cepat dan sigap dalam setiap kejadian bencana.

‘’Jadi, selain penanggulangan bencana saat hari H, kita juga harus melakukan upaya kesiap-siagaan, di antaranya dengan mempersiapkan personel dan peralatan,’’ ujarnya.

Kalaksa BPBD Prov. Jatim, Subban Wahyudiono saat membuka apel kesiap-siagaan bencana di Ngantang, Kab. Malang.

Adapun berbagai kegiatan yang dilangsungkan dalam gelar kesiap-siagaan personel dan peralatan penanggulangan bencana, di antaranya adalah, pelatihan pendirian dan pembongkaran tenda pengungsi, pendirian dan pembongkaran tenda keluarga (tenda dome), pengoperasian water treatmen portable (WTP), pengoperasian truck WTP, pengoperasian truck dapur umum, pengoperasian light tower, pengoperasian dan penggunaan LTE dan alat komunikasi.

Kecuali itu, para personel BPBD selama proses pelatihan itu juga dilatih pengoperasian comunikasi mobil (comob), pelatihan penggunaan drone, penggunaan dan pengoperasian alat pemadam kebakaran hutan, serta pelatihan penggunaan water rescue.

‘’Kalau pelatihnya, kita datangkan dari berbagai elemen, di antaranya dari Basarnas dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Harapannya, semua pasukan dan peralatan sudah ready jika suatu saat terjadi bencana,’’ harapnya. (yus)