Rohati, SPd, Penerima Pin Emas PKK Pengabdian 30 Tahun

Maturnuwun, Bude Karwo!

164
Rohati menunjukkan piagam penghargaan yang diterima dari Ketua TP PKK Jatim Bude Karwo.

Menerima pin emas dari Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Bude Karwo, menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Rohati. Perempuan berusia 52 tahun yang telah mengabdikan diri di PKK selama tiga dekade itu merasa sangat diapresiasi.  

Bagi Rohati, mengabdi di PKK telah menjadi bagian dari hidupnya. Bagaimana tidak? Dia telah mendedikasikan hidupnya selama 30 tahun untuk terlibat dalam PKK tingkat Desa Kalibendo, Kec. Pasirian, Kab. Lumajang. Karena itulah, ketika menerima pin emas dari Bude Karwo pada acara Hari Kesatuan Gerak PKK, Senin, 12 November 2018 lalu di Ponorogo, Rohati sangat gembira.

Pemberian pin emas itu begitu berharga untuk Rohati. Sebagai kader yang aktif di PKK desa, dia merasa kinerjanya sangat diapresiasi. “Perasaannya senang sekali. Merasa diberi penghargaan setelah mengabdi di desa selama 30 puluh tahun ini. Alhamdulillah. Maturnuwun, Bude Karwo!,” ujar Rohati semringah.

Ibu tiga orang anak yang berprofesi sebagai guru TK ini juga menyampaikan kebanggaannya kepada Bude Karwo sebagai Ketua TP PKK Prov Jatim. Apalagi saat ini merupakan tahun terakhir Bude Karwo menghadiri acara HKG PKK. “Saya merasa bangga sekali sama Bude Karwo,” sambungnya.

Salah satu alasan Rohati aktif di PKK adalah keinginan untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat. Keinginan tersebut kemudian terwujud ketika dia direkrut sebagai pengurus PKK Desa Kalibendo. Awal berkecimpung di PKK, Rohati menjadi kader biasa. Seiring dengan suami yang menjabat sebagai sekretaris desa (carik).

Karena keaktifan dan kompetensi Rohati ia kemudian diangkat menjadi Wakil Ketua PKK Desa Kalibendo. Dua tahun terakhir, suaminya dipindah tugas ke kecamatan. Kini, dia juga menjadi pengurus Pokja II TP PKK Kec. Pasirian, Kab. Lumajang.

Penghargaan pin emas bukan satu-satunya penghargaan yang pernah diterima Rohati. Di tahun 2002, dia mewakili TP PKK Desa Kalibendo menerima penghargaan P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju keluarga Sehat) tingkat nasional di Istana Negara. Waktu itu, penghargaan tersebut diberikan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Selama berkecimpung di PKK, Rohati memiliki banyak kesan suka dan duka. Dia menjelaskan, masyarakat memiliki berbagai karakter yang berbeda-beda. Agar bisa mengayomi mereka semua, sebagai wakil ketua, dia diwajibkan memahami karakter masyarakat.

Di akhir perbincangan, Rohati menyampaikan harapannya untuk PKK. Dia berharap, ke depan PKK di desa, kecamatan, kabupaten, dan tingkat lebih tinggi agar lebih baik lagi.

“Semoga PKK semakin menjadikan ibu-ibu lebih cerdas dan berwawasan dalam mengikuti program-program PKK,” harapnya. (via)