Momentum Satukan Suporter di Piala Gubernur Jatim 2020

256

Betapa susahnya menyatukan berbagai elemen suporter atau pendukung sepakbola. Namun turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 diharapkan akan menjadi momentum guna menyatukan seluruh elemen suporter, terutama di Provinsi Jawa Timur.

Dalam kaitan ini elemen suporter itu disatukan melalui pakta integritas yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama Asprov PSSI Jatim. Elemen suporter itu adalah Bonekmania (Persebaya Surabaya), LA Mania (Persela Lamongan), Aremania (Arema Malang), Ultrasmania (Gresik United), Sakeramania (Madura United) dan Persikmania (Persik Kediri).

“Dengan turnamen Piala Gubernur ini, kita ingin seluruh elemen suporter di Jatim bersatu. Kita akan membuat pakta integritas yang ditandatangani semua elemen suporter,” kata Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/2).

Menurutnya, Piala Gubernur Jatim yang sempat vakum selama lima tahun, harus didukung semua pihak. Suporter menjadi bagian dari sukses tidaknya penyelenggaraan turnamen ini. “Karena itu, mereka harus bisa menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung timnya,” tuturnya.

Baca Juga  Libas Macan Kemayoran, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Achmad Riyadh, menambahkan, Arema dan Persebaya merupakan dua klub dengan basis suporter besar, sehingga keduannya bisa meramaikan Piala Gubernur di babak penyisihan grup.

“Persebaya bermain di Bangkalan dan Arema di Malang, keduanya punya suporter besar. Bonek bisa meramaikan di Bangkalan dengan suporter Madura dan Kediri dan di Kanjuruhan ada Aremania dan juga suporter Persela ” ujarnya.

Dipilihnya Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Kanjuruhan sebagai venue babak penyisihan grup karena pertimbangan geografis.

“Stadion Kanjuruhan mewakili Jatim wilayah selatan dan Bangkalan wilayah utara. Sehingga Piala Gubernur ini bisa dinikmati semuanya. Juga mengenalkan pada masyarakat bahwa Jatim punya banyak stadion bagus, ” ujarnya.

Riyadh juga berharap Arema dan Persebaya bisa lolos ke babak semifinal atau final. “Kalau mereka bisa bertemu di semifinal atau final ‘kan lebih bagus,” ujar Riyadh.

Baca Juga  Jalu DP, Sukses sebagai Pemain dan Pelatih Voli

Namun Riyadh yakin semua tim tidak akan mau mengalah dan ingin lolos ke babak semifinal, meski turnamen ini bersifat pemanasan sebelum kompetisi resmi bergulir.

Mengenai venue babak semifinal dan final, Riyadh mengatakan belum ditentukan karena menunggu hasil babak penyisihan grup. Masing-masing grup akan diambil dua terbaik yang berhak lolos ke semifinal.

“Babak semifinal dan final juga  tidak harus tempat netral. Bisa tetap di Kanjuruhan atau Bangkalan. Bisa juga di Stadion GBT atau di Stadion Surajaya Lamongan,” kata dia. (*)