Nganjuk Rancang Desa Wisata Terintegrasi

101
Objek wisata air terjun Sedudo, salah satu andalan Nganjuk

Potensi dan keunggulan masing-masing daerah harus bisa dimaksimalkan dan terus digali. Kabupaten Nganjuk pun terus intensif mengembangkan sektor pariwisata. Salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Nganjuk adalah mengenalkan wisata alam bagian dari Selingkar Wilis Selatan.

Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidhayat SSos, MM, menuturkan, kelak Nganjuk diharapkan menjadi salah satu gerbang dalam pengembangan pariwisata Selingkar Wilis Selatan. Hal itu bisa mengangkat potensi destinasi alam Kabupaten Nganjuk yang masih alamiah.

“Kita simak saja, mulai dari tujuh air terjun berjajar, dan banyak wisata alam yang akan menjadi ikon di wilayah barat Jawa Timur dan akan menjadi destinasi alam di Selingkar Wilis Selatan,” ujar Mas Novi–sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Guna menuju ke arah tersebut, tutur Mas Novi, kini Pemkab Nganjuk sedang berupaya menumbuh-kembangkan desa wisata. Nantinya dengan adanya desa wisata maka bisa diintegrasikan menjadi satu desa kesatuan yang bisa ditawarkan menjadi satu paket wisata.

Ia menyebut seperti desa penghasil buah durian, desa penghasil buah alpukat, desa penghasil buah duku dan sebagainya bisa dijadikan satu paket destinasi wisata. “Itu nantinya bisa menjadi ciri khas wisata alam di Kabupaten Nganjuk,” lanjut Mas Novi.

Seperti diketahui sebelumnya, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, dengan beroperasinya jalan tol Trans Jawa, akan dimanfaatkan Pemkab Nganjuk menarik kunjungan wisatawan. Itu dilakukan melalui pengembangan kawasan segitiga emas pariwisata utama di Kabupaten Nganjuk.

Menurut Marhaen, segitiga emas wisata utama Nganjuk yakni objek wisata air terjun Sedudo, objek wisata Selo Park, dan wisata Semantok. Dari ketiga objek wisata utama itu masih ada satu yang sedang dibangun yaitu WadukSemantok. “Kami targetkan tahun 2021 Waduk Semantok sudah bisa diresmikan,” tutur Kang Marhen—sapaan akrab Wabup Nganjuk.

Selain tiga segitiga emas wisata utama, sejumlah objek wisata pendamping ikut dikembangkan dan dipromosikan. Seperti objek wisata Roro Kuning dan lainnya. Nantinya wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Nganjuk akan banyak pilihan destinasi wisata. (*)