Optimalkan Potensi Desa, BUMDes Makmur Abadi Sabet Juara II Jatim

342

Siapa sangka meski letak BUMDes Makmur Abadi Desa Penggung Kec. Nawangan Kab. Pacitan berada di pengunungan. Namun sederet prestasi baik itu nasional ataupun tingkat Provinsi Jatim telah diraihnya. Seperti apa kiprahnya?

Banyaknya potensi desa milik Desa Penggung Kec. Nawangan Kab. Pacitan  memberikan motivasi kepada masyarakat untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dengan bantuan dari Pemprov Jatim sebesar Rp 40 Juta. Bumdes Penggung tersebut kemudian terbentuk di 26 April 2013.

Seiring berjalannya waktu Bumdes yang digawangi Aris Kuswanto S Pd sebagai ketua tersebut, ternyata mampu mewujudkan harapan yang disematkan pada nama bumdes tersebut.

Keseriusan Aris dan kawan-kawan dalam mengelola bumdes terlihat dengan didapatnya penghargaan perstisius sebagai 26 bumdes terbaik tingkat nasional di 2016. Selain itu juga menjadi juara II tingkat Jatim dalam lomba bumdes di 2016.

Dalam upaya mempermudah pencatatan sirkulasi keuangan bumdes, pengurus bumdes juga memanfaatkan kecanggihan teknologi. Diantaranya menggunakan aplikasi pembukuan bernama “Bu Jitu”. Aplikasi tersebut berisi tujuh neraca pembukuan guna memudahkan administrasi bumdes.

Tak hanya itu saja, secara kapasitas pengelolaan dibuktikannnya dengan meningkatnya PAD (Pendapatan Asli Desa) yang berasal dari Pasar Desa. Awalnya saat dikelola pihak ketiga hanya menghasilkan Rp 6 Juta saja. Setelah dikelola bumdes, hasil PAD dari pasar desa meningkat menjadi Rp 60 Juta. Tak hanya itu saja unit simpan pinjam bumdes tersebut juga memiliki sirkulasi keuangan yang lancar. Unit simpan pinjam yang diberi nama UPKU Lestari Mulya tersebut juga memberikan kemudahan masyarakat dalam meminjam dan menyimpan uang.Selain unit pasar desa dan simpan pinjam, bumdes tersebut juga masih memiliki unit peminjaman molen. Bumdes Makmur Abadi juga memiliki unit agen 46 BNI.

Untuk mewadahi potensi masyarakat desa, bumdes tersebut juga membuka unit pertokoan. Usaha retail tersebut menjajakan produk-produk masyarakat setempat. Adanya bumdes juga telah menyerap tenaga kerja setempat, sekitar 25 pegawai telah dipekerjakan di bumdes tersebut.

“Gajinya memang tidak banyak, ya hanya sebatas uang lelah saja. Tapi kami tetap bersyukur karena mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat,” tutur Ketua Bumdes Makmur Abadi, Aris Kuswarto S Pd.

Kesuksesan bumdes tersebut tak hanya karena pengelolaannya saja tetapi juga atas dukungan pemerintah setempat. Hubungan baik yang terjalin juga tak lepas dari konsep simbiosis mutualisme. Pemerintah desa juga menginginkan masyarakat semakin sejahtera dan bumdes sebagai kepanjangan tangan yang melaksanakan keinginan tersebut.

Kedepan melalui bumdes, ia berharap bisa tetap konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Penggung khususnya dan masyarakat luas umumnya. (rni)