Peduli Kanker, Fatma Saifullah Yusuf Dirikan Fatma Foundation

140
Gus Ipul beserta istri yang juga Ketua Fatma Foundation menggunting pita peresmian Fatma Foundation

Sebagai wujud kepeduliannya pada penyakit kanker, Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jatim yang juga istri dari Wakil Gubernur Jatim, Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf mendirikan Fatma Foundation di bawah Yayasan Citra Fatma Wanita. Peresmian Fatma Fondation dilakukan Wakil Gubernur Jatim selaku pembina Yayasan Citra Fatma Wanita Drs H Saifullah Yusuf di The Gayungsari A-31 Surabaya bertepatan dengan peringatan Hari Kanker sedunia, Senin (4/2).

Dalam sambutannya, Ketua Fatma Foundation Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, berdirinya Fatma Foundation berangkat dari rasa cinta dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karenanya, Fatma Foundation menggagas terbentuknya sebuah yayasan dengan maksud memberikan perlindungan bantuan dan pelayanan masyarakat di bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan.

“Kita semua berada disini dalam rangka meresmikan sebuah yayasan dimana berdirinya yayasan ini dilatarbelakangi sebuah proses panjang ketika saya mendampingi Gus Ipul sebagai Wakil Gubernur Jatim,” tegasnya.

Fatma Saifullah Yusuf berikan sambutan pada acara peresmian Fatma Foundation di Gayungsari Surabaya

Kehadiran Fatma Foundation ini merupakan bentuk rasa syukur atas kemajuan kesehatan di Jatim. Fatma menjelaskan, terdapat beberapa pekerjaan rumah di bidang kesehatan yang harus dilakukan. Misalnya adalah bertambahnya jumlah perempuan di dunia yang terdeteksi kanker serviks dan kanker payudara. Ini tentu saja menghantui perempuan khususnya di Jatim.

Fatma memandang, pendirian Fatma Fondation salah satunya berdasarkan pengalamannya menjadi Ketua Umum BKOW yang di dalamnya bernaung 46 organisasi wanita tingkat provinsi. Fatma Foundation telah menyiapkan satu unit mobil kesehatan yang dilengkapi dengan dua kursi obygn dan alat alat kesehatan lainnya serta ditangani para dokter yang sudah berpengalaman.

Di program 100 hari, bus tersebut akan mengunjungi masyarakat di lokasi pondok pesantren dan sekolah seluruh Jatim guna memberikan edukasi berupa penyuluhan kepada minimal 100 orang perempuan serta pemeriksaan pap smear dan payudara kepada 50 orang tanpa dipungut biaya.

“Selebihnya bus kesehatan Fatma Foundation akan terus bergerak aktif dan bersinergi dengan banyak pihak agar dapat bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gus Ipul mengaku tergerak hati bersama istri untuk ikut saling membantu dan bergandengan tangan mengurangi penyebaran penyakit kanker. Saat ini kanker merupakan penyakit dengan resiko kematian tertinggi di Indonesia khususnya Jatim setelah jantung dan stroke. International Agency for Research on Cancer dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pada tahun 2018 ditemukan 18,1 juta penderita kanker baru di dunia serta ditemukan sebanyak 9,8 juta orang meninggal akibat kanker.

“Kanker diprediksi segera menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Saat ini, angka kematian karena kanker juga terus meningkat di tengah menurunnya angka kematian akibat stroke dan penyakit jantung,” ungkapnya.

Penyakit kanker serviks dan kanker payudara telah menjadi isu kesehatan dunia. Melihat kondisi tersebut, masyarakat dihimbau untuk melakukan pencegahan melalui hidup sehat dengan cara mendeteksi secara dini. Yakni, dengan melakukan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur serta mengkonsumsi buah dan sayuran. Sedangkan untuk deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan melalui pemeriksaan IVA test dan papsmear.

“Kita ingin mengajak masyarakat kepada penanganan promotif dan preventif. Mari kita cegah sedini mungkin. Kalau kita bisa cegah, akan sangat membantu menekan kanker serviks dan payudara,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri Indah Kurnia anggota DPR RI dari PDIP, Arzeti Bilbina anggota DPR RI dari PKB, Konsulat kehormatan Thailand, istri konsulat kehormatan Maroko, KH Mas Sulaiman, beberapa pengusaha, para ketua organisasi wanita serta dokter, serta penyintas kanker serviks dan kanker payudara. (via, hms)