Peduli Terdampak Corona, Alumni SPG 1983 Nganjuk Berbagi Sembako

263

Wabah virus corona atau Covid-19 benar-benar mengacak-acak sendi kehidupan manusia. Tidak sedikit warga masyarakat yang kalang kabut akibat virus yang sangat berbahaya ini, terutama dari sisi ekonomi.

Menyadari situasi dan kondisi yang masih belum mereda dan ikut merasakan betapa sulit kaum papa, Alumni SPG (ASPG) Negeri Nganjuk terketuk hati dan tergerak untuk mengadakan bakti sosial (baksos) pada warga terdampak wabah corona, besok Kamis (23/4).

Koordinator Baksos, Abdul Choliq, mengatakan, ide dan kepedulian pada sesama itu bermula dari keprihatinan para alumnus SPG 1983 atas wabah corona yang masih menghantui kehidupan masyarakat. “Terutama kaum papa atau golongan orang-orang yang tak mampu,” kata Choliq.

Persiapan para alumnus SPG 1983 (foto atas) dan saat sebagian di antara mereka mengepak sembako di rumah Kang Bayan.

Mereka pun bertemu untuk membahas dan mengadakan rapat terbatas (ratas) yang hanya diikuti beberapa alumnus. Bahkan usai ratas langsung ditindaklanjuti dengan mengumpulkan dana ‘pancingan’ dari mereka yang ikut ratas.

Baca Juga  Cegah Covid-19, PKK Lumajang Diharapkan Ikut Edukasi Masyarakat

“Malah ada rekan-rekan cewek yang ikut ratas langsung bergerak menemui alumnus di beberapa wilayah. Kami salut pada rekan-rekan semua yang ternyata masih peduli pada sesama. Alhamdulillah, mudah-mudahan berkah dan amanah,” lanjut Kang Bayan–sapaan akrab Choliq di komunitas ASPG 1983.

Haryanto Kojek, salah satu alumnus, menambahkan, setidaknya ada enam titik penyebaran dan pembagian sembako yakni Kota Nganjuk, wilayah Kecamatan Berbek, Rejoso, Tanjunganom, Kertosono dan Kecamatan Lengkong.

Pada Rabu (22/4) siang dilakukan pengepakan di rumah Kang Bayan di kawasan Bogo, Kota Nganjuk, dan persiapan pembagian yang direncanakan Kamis (23/4) di enam titik wilayah. Setiap paket antara lain berisi beras 5 kg, mi instan 5 bungkus, minyak goreng 1 liter dan masker. (edt)