Pejambon Kembangkan Wisata Desa

311
Pemaparan soal pengembangan wisata desa Pejambon

Semakin produktif dan inovatif. Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, yang pernah menyabet juara layanan informasi publik dan transparansi terbaik tingkat nasional itu tengah mengembangkan wisata desa berbasis edukasi, dan ekonomi masyarakat.

Bahkan pengembangan wisata desa itu dilengkapi sembilan wahana, yakni wisata tengah sawah berisi edukasi pertanian, gazebo serbaguna, dan photo-board. Kedua, kawasan All Terrain Vehicle (ATV) yang terdiri dari garasi, track, dan toilet.

Berikutnya museum pertanian berisi alat-alat pertanian tempo doeloe seperti garu, luku, ani-ani, lesung, dan lain sebagainya, serta panggung terbuka. Keempat, wahana outbound yang dilengkapi flying fox, dan playground. Kelima lahan parkir; keenam outlet kuliner khas pedesaan.

Ketujuh outlet desa yang berisi produk-produk UMKM desa setempat. Kedelapan posko informasi, dan terakhir taman bestari. Wisata tersebut dibangun di jalan masuk desa. Tepatnya di sekitar Kantor Balai Desa Pejambon.

Baca Juga  Membangun Desa dengan Budaya dan Wisata

“Wisata ini terintegrasi menjadi satu kawasan di lahan seluas sekitar 3 hektar,” kata Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Kemitraan (TPKK) Desa Pejambon, Sufyan, saat pembahasan rencana kerja dan tindak lanjut pembangunan wisata desa berbasis edukasi dan ekonomi rakyat di salah satu resto di Gang Srinayan, Minggu (1/9).

Anggaran pembangunan sembilan wahana untuk pengembangan wisata desa berbasis edukasi dan ekonomi masyarakat ini bersumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebesar Rp 1,34 miliar.

Bantuan hibah itu diberikan karena Pejambon dinilai berhasil mengelola dan memanfaatkan dana desa secara transparan. Teknis pembangunannya dilaksanakan secara kemitraan yang melibatkan multi-pihak. Di antaranya off-taker atau pebisnis profesional pendamping program, inkubator (lembaga pendamping), kelompok kerja (Pokja) kebudayaan Bojonegoro, dan kelompok ekonomi desa.

“September ini pembangunan kita mulai, dan ditargetkan akhir selesai,” tuturnya. Sufyan berharap dengan pengembangan wisata desa ini dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi.

Baca Juga  Menjemput Senja di Wisata Edukatif Khas Pedesaan

Seperti tumbuhnya industri-industri kreatif yang mendukung keberadaan wisata desa tersebut. “Dengan begitu harapan kita untuk mewujudkan Pejambon transparan dan sejahtera bisa terwujud,” katanya.

Camat Sumberrejo, Ilham berharap keberhasilan Desa Pejambon ini dapat memotivasi desa lainnya di Bojonegoro, khususnya di wilayahnya dalam memaksimalkan potensi desanya. “Jika itu digarap maksimal saya yakin bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa, dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” lanjutnya. (*)