Pembangunan Bandara Kediri Dimulai Awal 2020

96

Pembangunan bandar udara (bandara) di Kabupaten Kediri selangkah lebih dekat. Hal itu diketahui saat Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo berkunjung ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Grogol Kab. Kediri, Sabtu(31/8).

Luhut menjelaskan, proyek pembangunan bandara akan dimulai pada awal tahun 2020. Pembangunan bandara ini juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi sebagai salah satu komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Dia menerangkan, Kabupaten Kediri berhasil terpilih sebagai daerah yang akan dibangun bandar udara setelah mengalahkan tujuh wilayah lain di Jawa Timur. Rencananya proyek yang akan dikerjakan di Kabupaten Kediri bagian barat ini mencakup tiga wilayah kecamatan yaitu, Tarokan, Grogol dan Banyakan.

Luhut meyakinkan masyarakat yang hadir, bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak akan merugikan masyarakat. “Diharapkan keberadaan bandara di Kabupaten Kediri ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar bandara,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno itu.

Dukungan penuh pun diberikan Khofifah. Dia mendukung berbagai langkah dalam rangka percepatan pembangunan bandara Kediri. Karena akan punya dampak signifikan untuk  mempersempit ketimpangan antara wilayah utara dan selatan di Jatim.

Khofifah menjelaskan, ketimpangan di Jatim terjadi antara kota dan desa dan antara utara dan selatan. Sehingga percepatan pembangunan bandara Kediri diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi, baik di sekitar bandara maupun akses ke berbagai destinasi wisata, serta berkembangnya sektor perkebunan dan hortikultur di kawasan selingkar Wilis.

“Mudah-mudahan kehadiran pak Menko Maritim bersama tiga menteri lainnya dapat mempercepat dimulainya pembangunan bandara Kediri. Hal ini juga seiring dengan dimasukkannya salah satu dari tiga prioritas pembangun Jatim adalah selingkar Wilis. Maka dukungan bandara di Kediri akan mempercepat pengembangan selingkar Wilis, baik sektor wisata, UMKM,  perkebunan, hortikultur maupun perikanan ,” jelas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan, pembangunan bandara di Kediri ini sudah dalam persiapan akhir. Oleh sebab itu, sebelum dilakukan groundbreaking dibutuhkan sosialisasi secara komprehensif kepada semua stake holders agar terbangun kesepahaman yang baik terutama untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pengembangan wilayahnya kedepan sehingga tercipta sinergitas yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. (uul, hms)