Pemprov Jatim Beri Bantuan Air Bersih kepada Warga Desa Duri Ponorogo

83
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun ke Desa Duri untuk menyalurkan bantuan air bersih. Foto: Nurkholis/derapdesa.id

PONOROGO – Orang nomor satu di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Minggu (7/7/2019) petang, datang ke Dukuh Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung,  Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk memberi bantuan air bersih.

“Sesuai prediksi BMKG kemarau panjang terjadi pada Agustus 2019 mendatang, maka dari itu pihak pemerintah Jawa Timur melakukan antisipasi kemarau lebih dulu,” ungkap Khofifah.

Pihaknya datang ke Ponorogo Slahung dalam rangka untuk memberikan support air bersih pada saat terjadi kemarau panjang. “Puncak kemarau sesuai prediksi BMKG pada  bulan Agustus nanti,” kata Khofifah setelah berdialog dengan warga. “Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberi sumbangan berupa 10 tangki air bersih, 200 jerigen dan 40 terpal yang berguna untuk tandon sementara. Dan sumbangan itu sebagai awal untuk menghadapi kemarau,” tutur Khofifah.

Warga mengantri untuk mengambil bantuan air bersih dari Pemprov Jatim. foto; Nurkholis/derapdesa.id

Selain itu Khofifah berharap dengan adanya sumbangan jerigen dan terpal, warga  sekitar tidak perlu mencari jauh-jauh air bersih ketika kemarau.”Cukup tunggu di rumah nanti kalau tandonnya kosong terus baru lapor ke BPBD biar diisi,” tandas Khofifah.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni  mengaku sangat senang dan mengucapkan terimakasih dengan adanya langkah antisipasi dari Pemprov Jatim untuk mengatasi kekeringan. “Dari lubuk hati paling dalam saya sangat berterimakasih untuk Bu Khofifah. Langkah ini merupakan langkah yang baik untuk awal antisipasi musim kemarau di Ponorogo,” tegasnya.

Lebih lanjut Ipong berharap sumbangan dari Pemprov Jatim untuk Lingkungan Banyuripan, Dukuh Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (nur)