Pemprov Jatim Kucurkan Bantuan Rp 28 Miliar untuk Jatim PUSPA dan BUMDes

34

BOJONEGORO – Berbagai langkah terus dilakukan oleh Pemprov Jatim untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19. Salah satunya berupa bantuan modal usaha bagi kelompok perempuan melalui program JATIM PUSPA (Pemberdayaan Usaha perempuan) serta bantuan keuangan khusus BUMDES.

Untuk itu, dalam kunjungannya ke Bojonegoro, Minggu (20/9), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan modal usaha melalui program JATIM PUSPA kepada 8 desa di Bojonegoro dengan sasaran 536 KPM dengan total anggaran Rp 1,524 miliar untuk Tahun 2020 dan BKK BUMDES untuk 6 desa dengan total Rp 300 juta.

Satu hari sebelumnya, Gubernur Khofifah juga telah menyerahkan bantuan yang sama kepada 8 Desa di Malang dengan jumlah sasaran 532 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 8 Desa dengan total anggaran Rp 1,52 miliar untuk tahun 2020.

Baca Juga  Ini Cara Pemprov Jatim Atasi KLB Difteri

“Sore ini saya menyerahkan hibah usaha bagi KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang siap mandiri, masing-masing Rp 2,5 juta. Semoga membantu kemandirian para KPM dan lepas dari PKH,” ujar Khofifah usai menyerahkan bantuan.

Khofifah menjelaskan, keberadaan JATIM PUSPA ini diharapkan mampu menciptakan perempuan yang bisa berusaha untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarganya. Dengan demikian, perempuan ikut andil dalam pemulihan ekonomi di masa Pandemi Covid-19.

Pemprov Jatim salurkan bantuan kepada Jatim PUSPA dan BUMDes untuk mempercepat pemulihan ekonomi. (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim)

“JATIM PUSPA ini bertujuan untuk mempercepat penurunan kemiskinan perdesaan dan meningkatkan keberdayaan sosial ekonomi rumah tangga miskin berbasis perempuan agar dapat keluar dari kemiskinan,” urai mantan Mensos RI ini.

Baca Juga  Bupati Malang Cek dan Pantau Kecamatan Dau

Lebih lanjut dijelaskan, program JATIM PUSPA diprioritaskan pada 15 kabupaten kantong kemiskinan sebagaimana rekomendasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Program JATIM PUSPA memberikan stimulan modal usaha produktif senilai Rp 2,5 juta setiap KPM dan tahun 2020 ini menjangkau 7.981 KPM di 117 Desa pada 15 Kabupaten dengan total anggaran Rp 23,726 miliar.

Sementara itu, sasaran Jatim Puspa adalah kelompok sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah Graduasi Mandiri Sejahtera, Rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan 8-12 persen terendah yang memiliki anggota rumah tangga perempuan usia produktif dan memiliki anak masih sekolah berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial. (*)