Penglipuran, Ajang Studi Tiru Jatim

214

Sebanyak 50 wartawan yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) Pemprov Jatim mengadakan studi tiru ke desa wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kec Bangli, Kab Bangli, Bali (27/01/2020).

Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng, mendampingi Kadis Kominfo Kab Bangli, WY Dirgayusa serta jajaran Humas dan Protokol Kab Bangli, menyambut hangat kedatangan rombongan yang dipimpin Wempie dari Humas dan Protokol Pemprov serta Ketua Pokja Fiqih Arfani.

Wempie mengucapkan terima kasih atas sambutan tersebut. Kedatangannya bersama rombongan sengaja ingin melakukan studi tiru atas pencapaian Penglipuran sebagai desa wisata yang sudah mendunia. Antara lain ditandai dengan prestasi terbaik ketiga level dunia sebagai desa tebersih. Juga berbagai prestasi lainnya.

Jawa Timur perlu belajar dan melakukan studi tiru pada desa wisata Penglipuran. Apalagi Jatim juga sedang mengembangkan beberapa objek wisata seperti Dewi Cemara yakni desa wisata cerdas mandiri dan sejahtera. “Sengaja kami mengajak wartawan agar apa yang mereka lihat dan gali dari Penglipuran bisa tersampaikan melalui media masing-masing,” kata Wempie.

Baca Juga  Ramai Dikunjungi, Mampu Berdayakan Masyarakat

Wisata desa Penglipuran berhawa relatif sejuk yang akhir-akhir ini semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke sana. “Kami akan terus mengembangkan diri, termasuk terhadap kemungkinan adanya akulturasi budaya,” kata I Nengah Moneng.

Di hari-hari biasa sekitar 400 hingga 500 wisatawan dan melonjak hingga 4.000 di hari libur seperti saat pergantian tahun baru kemarin. Harga tiket masuk wisatawan domestik yakni Rp 15 ribu dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak. Sedangkan wisatawan mancanegara Rp 30 ribu. (edt)